Pemerintah Aceh

Gubernur Mualem Lepas Kloter Perdana Calon Jamaah Haji Aceh, Ingatkan Bersihkan Hati dan Jaga Kesehatan

30
×

Gubernur Mualem Lepas Kloter Perdana Calon Jamaah Haji Aceh, Ingatkan Bersihkan Hati dan Jaga Kesehatan

Sebarkan artikel ini
Gubernur Aceh, Muzakir Manaf akrab disapa Mualem menyapa CJH Kloter pertama Aceh saat pelepasan dari Asrama Haji Embarkasi Aceh, Banda Aceh, Selasa (5/5/2026). FOTO/ HUMAS PEMERINTAH ACEH

posaceh.com, Banda Aceh – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf akrab disapa Mualem melepas Kloter pertama calon jamaah haji (CJH) Aceh dari Asrama Haji Embarkasi Aceh, Banda Aceh, Selasa (5/5/2026).

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, dalam arahannya mengingatkan para jemaah agar selalu berhati-hati, menjaga kesehatan, serta mempersiapkan diri secara lahir dan batin sebelum menunaikan ibadah haji.

Mualem menekankan pentingnya membersihkan hati dari sifat hasad, dengki, dendam, dan kesombongan sebelum menginjakkan kaki di Tanah Suci. Menurutnya, kondisi hati yang tidak bersih dapat memengaruhi kualitas ibadah haji.
“Jangan curiga kepada sesama, bersihkan hati. Itu menjadi salah satu bagian penting dalam kesempurnaan ibadah haji,” ujar Muzakir Manaf.

Selain kesiapan mental, Mualem juga mengingatkan bahwa ibadah haji membutuhkan kekuatan fisik, terutama saat menjalani rangkaian sai, tawaf, dan lempar jumrah. Karena itu, jemaah diminta menjaga kesabaran, keikhlasan, serta menjunjung tinggi kebersamaan selama di Tanah Suci.

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf akrab disapa Mualem memberikan sambutan dan sekaligus melepas Kloter pertama CJH Aceh dari Asrama Haji Embarkasi Aceh, Banda Aceh, Selasa (5/5/2026). FOTO/ HUMAS PEMERINTAH ACEH

Mualem juga menegaskan pentingnya peran petugas haji dalam memantau dan mengawal jemaah agar seluruh proses ibadah berjalan tertib dan aman.
“Fokus kita adalah ibadah. Mudah-mudahan saat wukuf, Allah menerima seluruh amal ibadah kita dan kita kembali seperti bayi tanpa dosa,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Mualem turut menyampaikan kemungkinan adanya dukungan dana wakaf Baitul Asyi bagi jemaah haji Aceh, berkisar antara 2.500 hingga 3.000 riyal pada tahun ini.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Aceh, Arijal, menyebutkan jumlah CJH Aceh tahun ini mencapai sekitar 5.500 orang yang terbagi dalam 14 kelompok terbang (kloter). Adapun jemaah tertua berasal dari Langsa dengan usia mencapai 102 tahun.

Kloter pertama yang diberangkatkan berasal dari Banda Aceh dan Aceh Besar dengan jumlah 393 jemaah.

Arijal juga mengungkapkan bahwa jumlah pendaftar haji di Aceh saat ini mencapai sekitar 140 ribu orang. Masa tunggu keberangkatan haji kini berada di kisaran 26 tahun, menurun dibandingkan sebelumnya yang mencapai 34 tahun.(Mar)