Nasional

Gubernur Jawa Barat Akan Berlakukan Jam Sekolah Pukul 06.00 Pagi, Sabtu Libur

837
Gubernur Jawa Barat (Jabar) Kang Dedi Mulyadi (KDM). FOTO/SCREENSHOT

posaceh.com, Bandung – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Kang Dedi Mulyadi (KDM) berencana menggulirkan kebijakan baru bagi seluruh siswa di Jawa Barat agar  masuk sekolah pada pagi mulai pukul 06.00 WIB.

Hal itu seiring keinginannya agar jadwal masuk sekolah di provinsi tersebut hanya sampai hari Jumat.

Dikutip dari CNN, Senin (2/6/2025), menurutnya, perubahan jadwal ini bertujuan menciptakan kebiasaan hidup disiplin.

Dia bercerita saat menjabat sebagai Bupati Purwakarta, ia menjadi bupati pertama yang menerapkan sekolah sampai Jumat. Jam belajar dimulai pukul 06.00 WIB.

“Enggak apa-apa jam belajarnya jam 6 pagi, tapi hari Sabtu libur. Setuju enggak ?” kata Dedi dalam video yang diunggah di akun instagramnya @dedimulyadi71, Kamis (29/5/2025).

Ia mengatakan saat ini SMA di Jabar sudah diberlakukan sekolah hanya sampai Jumat, tetapi SMP masih sampai hari Sabtu.

Menurutnya, jadwal sekolah di Jabar harus diseragamkan. “Saya akan mengajak para kepala daerah, bupati dan wali kota, hari belajarnya sampai hari Jumat, Sabtu libur,” ungkapnya.

Oleh karena itu, Dedi berharap para bupati dan wali kota di Jabar menyetujui usulan sekolah hanya sampai Jumat.

Sebelumnya, Dedi diterapkan jam malam bagi pelajar di wilayah tersebut, dari tingkat dasar hingga menengah.

Pemberlakuan jam malam tersebut tertuang dalam Surat Edaran Gubernur dengan nomor 51/ PA.03/ Disdik, soal Penerapan Jam Malam Bagi Peserta Didik Untuk Mewujudkan Generasi Panca Waluya Jabar Istimewa, yang dikeluarkan pada 23 Mei 2025.

Dalam SE tersebut, Dedi berkisah tentang kegiatan pelajar di luar rumah pada malam hari yakni mulai pukul 21.00-04.00 WIB.

Dedi pun memerintahkan Dinas Pendidikan Provinsi Jabar untuk berkoordinasi dengan satuan pendidikan menengah dan pendidikan khusus. Dia meminta hal tersebut dikoordinasikan pula dengan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama setempat.

Jika dilihat dari kedua kebijakan KDM, maka akan sinkron. Jam malam siswa untuk mendisiplinkan tidur cepat dan bangun pagi juga akan cepat.(Muh/*)

Exit mobile version