News

Golkar Aceh Besar Akan Gelar Musda, Pelaksanaan Sesuai Prokes Covid-19

2020
×

Golkar Aceh Besar Akan Gelar Musda, Pelaksanaan Sesuai Prokes Covid-19

Sebarkan artikel ini
FOTO/ ISMAIL PHONNA Muhibbuddin Ibrahim, Ketua DPD II Golkar Aceh Besar didampingi Panpel Musda XI Partai Golkar Aceh Besar memberi keterangan berbagai hal tentang penyelengaraan Musda XI kepada Wartawan dalam konfrensi pers di Kantor DPD II Golkar Aceh, Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, Minggu (23/8/2020).

POSACEH.COM, KOTA JANTHO – Dalam rangka penyegaran struktur kepengurusan. Dewan Pengurus Daerah II Partai Golongan Karya (DPD II Golkar) Kabupaten Aceh Besar akan melaksanakan Musyawarah Daerah (Musda) XI, Kamis (27/8/2020) mendatang.

“DPD II Golkar Aceh Besar akan bermusyawarah memilih ketua baru untuk memimpin lima tahun kedepan, Seiring berakhirnya masa kepengurusan ketua periode sebelumnya pada 27 Agustus 2020 mendatang,” kata Muhibbuddin Ibrahim, Ketua DPD II Golkar Aceh Besar kepada Wartawan dalam konferensi pers di Kantor DPD II Golkar Aceh, Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, Minggu (23/8/2020).

Muhibuddin Ibrahim atau akrab disapa Ucok Sibreh menyampaikan, secara organisasi, kepengurusan Golkar Aceh Besar yang Ia pimpin saat ibi sudah berakhir. Amanah dari AD/ART setiap kepengurusan yang telah berakhirnya masa baktinya wajib dilakukan musyawarah kembali. “Kalau kami tidak melaksanakan musyawarah, secara organisasi kami dianggap gagal, sehingga akan ada penunjukkan pelaksana tugas, itu sesuai dengan AD/ART. Nah, Kami secara pribadi tidak mau dianggap gagal. Jadi meskipun saat ini sedang pandemi covid-19, Musyawarah ini tetap kita laksanakan dengan mengikuti protokol kesehatan (Prokes),” ujarnya.

Muhibuddin Ibrahim yang juga anggota DPRK Aceh Besar, menjelaskan pihaknya beberapa waktu lalu sudah duduk dengan tim Satgas covid-19, membicarakan mekanisme segala macam. “Bicara konsep-konsep bagaimana melaksanakan musyawarah tanpa mengabaikan keselamatan kita semua,” ungkap Ucok Sibreh.

Pelaksanaan Musda dengan konsep Prokes ini semua dilakukan supaya peserta merasa nyaman. Diera New Normal seperti ini kita tidak boleh lagi berpangku tangan tapi semua harus mampu hidup berdampingan dengan virus. “Virus tidak menyerang kita, tapi kita boleh menyerang virus,” tuturnya.

Lebih lanjut, Ketua Komisi V DPRK Aceh Besar kepada para wartawan menerangkan bahwa, Pelaksanaan musda dimasa pandemi ini dilakukan dengan tetap mengindahkan protokol kesehatan. “Demi keselamatan kita semua, maka harapan kami kepada masyarakat yang tidak di undang tak perlu datang, dan bagi kader kader Golkar, khususnya Aceh Besar yang datang benar-benar mengikuti protokol kesehatan, tapi kami membatasi jumlah peserta, ini bukan keinginan saya tapi sudah seluruh dunia seperti itu,” pungkas Muhibuddin Ibrahim, yang Ketua KONI Aceh Besar ini.

Ketua Organizer Commite (OC) atau Panitia Pelaksana Musda XI Golkar Aceh Besar, Zainal Abidin mengatakan, Musda XI Golkar Aceh Besar rencananya akan dibuka oleh Ketua DPD I Partai Golkar Aceh, Drs H T M Nurlif di Aula Gedung Dekranasda Aceh Besar di Gampong Gani, Kemacatan Ingin Jaya, Kamis (27/8/2020) mendatang.

Menurut, Zainal Abidin, Musda XI Golkar Aceh Besar kali ini tidak mengundang terlalu banyak pengurus kecamatan dan para kader Golkar. Namun, ditengah pandemi Covid-19 ini, peserta hanya diizinkan 50 hingga 70 orang dengan tetap melaksanakan Prokes covid-19.

“Kami melaksanakan musda sesuai dengan petunjuk pemerintah melaksanakan protokol kesehatan, mulai penyemprotan disinfektan sehari sebelum dan sudah pelaksanaan musda. Kemudian mengecek suhu tubuh setiap peserta yang masuk ke Musda, wajib cuci tangan, juga menyiapkan masker, face shield, diberikan Hand sanitizer, dan duduk dengan tetap menjaga jarak 1 meter antar peserta dan menyediakan tim medis dari RSUD Aceh Besar,” kata Zainal Abidin.

Sementara itu, Ketua Stering Commite (SC) Drs Burhanuddin MA MM menambahkan Musda XI Partai Golkar ini perintah dari AD/ART dilakukan 5 tahun sekali. “Menyangkut dengan pelaksanaan Musda, panitia SC sudah siap, menyangkut materi Musda untuk hari kamis nanti,” matanya.

Ia menyebutkan, pendaftaran bakal calon ketua akan dibuka mulai besok tanggal 24-26 Agustus 2020 dan ditutup pukul 00.00 WIB.

Untuk teknisnya, mulai proses pendaftaran, verifikasi, dan penetapan calon dilakukan pada hari pelaksanaan Musda, dengan melengkapi persyaratan calon.

“Bagi kader terbaik Golkar, diberikan kesempatan untuk mengajukan diri sebagai calon. Salah satu syarat yang harus dipenuhi adalah dukungan 30 persen dari 29 pemilih hak suara,” pungkas Burhanuddin.

Hadir konferensi pers dengan sejumlah media cetak, elektronik dan online tersebut tampak hadir Sekretaris DPD II Partai Golkar Aceh Besar Ansari Muhammad SPt MSi yang juga anggota DPRA, dan sejumlah pengurus serta panitia Musda XI Partai Golkar Aceh Besar. (Ismail)