Internasional

Gempa M 5,9 Guncang Jepang Timur, Warga Luka-luka

36
×

Gempa M 5,9 Guncang Jepang Timur, Warga Luka-luka

Sebarkan artikel ini
Sebuah pipa air juga pecah di daerah Kiyosumi, Distrik Koto, Tokyo, meskipun belum jelas apakah insiden tersebut terkait dengan gempa bumi. FOTO/Kyodo

posaceh.com, Tokyo – Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 5,9 mengguncang Jepang bagian timur. Gempa terasa hingga Tokyo.

Dilansir Antara, gempa terjadi pada Minggu (23/8/2026) pukul 02.00 waktu setempat. Sejumlah orang dilaporkan mengalami luka-luka.

Badan meteorologi dan otoritas setempat melaporkan, layanan transportasi sempat terganggu saat gempa terjadi.

Gempa yang terjadi pukul 02.00 pagi itu berpusat di bagian selatan Prefektur Ibaraki pada kedalaman 68 kilometer dan tidak memicu tsunami.

Guncangan tersebut tercatat pada skala intensitas seismik Jepang “5-rendah” (dari skala maksimum 7) di sebagian wilayah prefektur tersebut serta di pusat kota Tokyo.

Badan tersebut mendefinisikan gempa berskala 5-rendah sebagai guncangan yang membuat sebagian besar

Operasional sejumlah layanan kereta api sempat tertunda setelah gempa, sementara beberapa kereta lainnya berjalan dengan kecepatan rendah.

Operator Jalur Keisei, yang menghubungkan Ueno di pusat kota Tokyo dengan Bandara Narita di Prefektur Chiba (sebelah timur Tokyo), menyatakan bahwa layanan telah kembali normal setelah pukul 09.40 pagi, namun beberapa layanan kereta ekspres yang dioperasikan oleh Tobu Railway masih dihentikan.

Sejumlah orang terluka akibat gempa tersebut, termasuk seorang pemuda dan seorang wanita berusia 70-an tahun di Saitama. Serta tiga orang di Kawasaki.

Sebuah pipa air di wilayah Koto, Tokyo pecah sehingga. Otoritas metropolitan setempat tengah menyelidiki apakah kerusakan tersebut berkaitan dengan gempa itu.

Intensitas skala 5-rendah juga tercatat di sebagian wilayah Prefektur Saitama dan Chiba. Di pusat kota Tokyo, intensitas yang sama tercatat di wilayah Adachi, sementara wilayah lain di ibu kota mencatat intensitas yang lebih rendah.

Melalui media sosialnya, Perdana Menteri Sanae Takaichi telah menginstruksikan para pejabat untuk memastikan tingkat kerusakan akibat gempa yang terjadi. Mereka juga diminta memberikan informasi terkini kepada masyarakat.

Badan meteorologi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa dengan intensitas skala 5-rendah dalam sepekan ke depan, terutama selama dua hingga tiga hari mendatang. Gempa pada hari Minggu tersebut terasa di wilayah yang luas di negara itu, termasuk Jepang bagian timur laut dan tengah.(Muh/*)