posaceh.com, California – Gempa berkekuatan 7.0 skala Richter (SR) mengguncang California, Amerika Serikat (AS) pada Kamis (5/12/2024) pagi waktu setempat. Pusat Peringatan Tsunami Nasional (NTSW)sempat mengeluarkan peringatan tsunami untuk warga yang berada di lepas pantai California Utara.
Badan Survei Geologi AS (USGS) melaporkan kedalaman gempa 10 km bawah laut, berjarak 100 km baratdaya Ferndale, California. Ahli seismologi memperingatkan warga di sepanjang pesisir California dan Oregon untuk segera evakuasi menyusul peringatan tsunami imbas gempa bumi,
Maureen Long, ahli seismologi yang juga profesor ilmu bumi dan planet di Universitas Yale, mengatakan peringatan tsunami yang berlaku adalah “sesuatu yang harus ditanggapi dengan sangat serius.”
Maureen mengatakan bahwa yang paling penting adalah waspada. “Menjauhlah dari garis pantai dan pindahlah ke tempat yang lebih tinggi jika Anda berada di daerah yang terkena dampak,” kata Long, mengutip CNN, Jumat (6/12/2024).
Hampir 5 juta warga berada di bawah peringatan tersebut dari Davenport, California, hingga Douglas/Lane Line, Oregon, kata badan tersebut. Ini termasuk wilayah Teluk San Francisco, Eureka, Fort Bragg, dan Crescent City, California.
Aktivitas tsunami kemungkinan besar sudah mencapai garis pantai, menurut perkiraan. Maureen mengatakan alasan penundaan tersebut, antara gempa bumi dan potensi dampak tsunami karena gelombang gempa bergerak lebih cepat. “Gelombang tsunami di lautan terbuka cenderung bergerak secepat pesawat jet terbang, sedangkan gelombang gempa bumi bergerak lebih cepat,” katanya.
Penundaan tersebut berarti lebih mudah bagi para ahli untuk mengeluarkan peringatan tsunami, kata Long. Bay Area Rapid Transit (BART), layanan commuter di San Francisco, mengumumkan mereka mengalami gangguan layanan yang signifikan akibat gempa bumi, termasuk pembatalan layanan di sepanjang jalur kereta bawah laut, Transbay Tube.
“Ada penundaan besar-besaran di seluruh sistem ke segala arah. Saat ini tidak ada layanan Transbay Tube ke atau dari San Francisco karena adanya laporan gempa bumi. Silakan mencari sarana transportasi alternatif,” demikian peringatan dari BART.
Sementara itu, NTSW mencabut peringatan tsunami setelah melihat tidak ada aktivitas gelombang laut secara signifikan, kecuali gelombang kecil tsunami.(Muh/*)











