posaceh.com BANDA ACEH – Pengurus Provinsi Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (Pengprov Ikasi) Aceh menggelar sirkuit anggar terbatas yang berlangsung secara bertahap dari 29 Agustus hingga 19 September 2020.
Kejuaraan yang mempertandingkan empat nomor ini merupakan bagian dari ajang evaluasi atlet yang tergabung dalam pemusatan latihan daerah (Pelatda) PON XX KONI Aceh tahun 2020.
Ketua Umum Ikasi Aceh M. Nasir, S.IP, MPA menjelaskan, selain diikuti oleh atlet anggar binaan KONI Aceh, kejuaraan yang menerapkan protokol kesehatan Covid-19 tersebut juga diikuti oleh atlet-atlet berprestasi dari kabupaten/kota.
“Kejuaaraan ini sebagai ajang evaluasi para atlet yang telah mengikuti serangkaian latihan sepanjang tahun 2020,” kata M. Nasir, sembari mengharapkan usai kejuaraan tersebut akan ada perbaikan kemampuan para atlet, baik dari sisi fisik, tehnik dan peraturan pertandingan.
Sirkuit ini dilaksanakan Pengprov Ikasi Aceh dan didukung oleh KONI Aceh. Para juara akan mendapat dana pembinaan dan sertifikat.
Sementara itu, Ketua Panitia Sirkuti Anggar Terbatas tahun 2020 menjelaskan empat nomor yang dipertandingkan yaitu; Sabel Putra, Sabel Putri, Floret Putra dan Degen Putra.
“Pelaksanaannya secara bertahap. Sabel Putra pada 29 Agustus, Sabel Putri tanggal 5 September, Degen Putra tanggal 12 September, dan Floret Putra di tanggal 19 September 2020,”sebutnya.
Pertandingan hari pertama, nomor Sabel Putra, juara pertama direbut Saidi Nanda Mulkan (atlet Pelatda KONI Aceh asal Aceh Utara), juara kedua oleh M. Dhimas Mahendra (Atlet Pelatda KONI Aceh asal Banda Aceh), dan juara ketiga Husnul Yaqin Alfarisi (Aceh Utara).
Seluruh pertandingan yang dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua II KONI Aceh Bachtiar Hasan dilaksanakan di GOR KONI Aceh, Kota Banda Aceh.
“Ajang evaluasi seperti yang dilaksanakan Ikasi Aceh pada hari ini sangat dibutuhkan oleh para atlet. Ketua Umum KONI Aceh H. Muzakir Manaf (Mualem) sangat mengapresiasi terlaksananya kejuaraan ini,” kata Bachtiar dalam sambutannya sebelum membuka secara resmi Sirkuit Anggar Terbatas tahun 2020, Sabtu 29 Agustus 2020.
Khususnya atlet anggar yang tergabung dalam Pelatda KONI Aceh, Bachtiar menjelaskan, setelah mengikuti pemusatan latihan selama tujuh bulan terakhir, sudah waktunya mereka dievaluasi, salahsatunya melalui kejuaraan seperti yang dilaksanakan Ikasi Aceh. “Kalau bisa tidak hanya sekali,” katanya.
“Mewakili Ketua Umum KONI Aceh, kita berharap apa yang dilakukan oleh Pengprov Ikasi Aceh pada hari ini juga dapat diikuti oleh cabang olahraga lain, khususnya bagi Pengprov yang atletnya tergabung dalam Pelatda KONI Aceh tahun 2020,” kata Bachtiar.[Sudirman Mansyur]
