Internasional

Erdogan: Semua Muslim Punya Tanggung Jawab Cegah Pembakaran Alquran

1501
AP Photo/Francisco Seco Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menekankan perlunya tindakan kolektif untuk mengatasi meningkatnya Islamofobia dan xenofobia di negara-negara Barat.

Posaceh.com, ANKARA – Presiden TurkiRecep Tayyip Erdogan menekankan perlunya tindakan kolektif untuk mengatasi meningkatnyaIslamofobia dan xenofobia di negara-negara Barat. Erdogan menekankan tanggung jawab semua Muslim untuk mencegah terulangnya kembali pembakaran kitab suci Alquran.

“Serangan keji terhadap kitab suci kita, Alquran, di Swedia pada hari pertama Idul Adha mengungkapkan dimensi Islamofobia yang menakutkan. Semua Muslim memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan bahwa tindakan seperti itu tidak terulang,” ujar Erdogan, dilaporkan Middle East Monitor, Ahad (9/7/2023).

Pada 28 Juni lalu, Salwan Momika melakukan aksi perobekan dan pembakaran Alquran di depan Masjid Raya Sodermalm, Stockholm. Sebelum dibakar, Momika sempat menggunakan lembaran-lembaran Alquran yang dirobeknya untuk menyeka sepatunya. Dia bahkan meletakkan daging babi pada lembaran tersebut. Setelah itu, Momika, yang mengenalkan diri sebagai ateis sekuler di media sosial, melakukan pembakaran.

Sekitar 200 orang yang hadir di lokasi meneriakkan takbir di hadapan Momika untuk memprotes aksi pembakaran Alquran tersebut. Momika diketahui memuji politisi sayap kanan berkebangsaan Swedia-Denmark, Rasmus Paludan. Sebelumnya Paludan telah melakukan pembakaran Alquran di luar Kedutaan Besar Turki di Stockholm pada 21 Januari 2023 lalu. Aksi itu menjadi bentuk protes Paludan terhadap Turki karena tak kunjung memberi persetujuan agar Swedia dapat bergabung dengan Organisasi Pertahanan Atlantik Utara (NATO).

(Republika.co.id)

Exit mobile version