Pemko Banda Aceh

DSI Kota Banda Aceh Gelar Safari Dakwah Daiyah di Madjid Al-Hidayah

34
Dinas Syariat Islam (DSI) Kota Banda Aceh menggelar Safari Dakwah Daiyah dengan menghadirkan Ustazah Dr Kamusah MAg, di Masjid Al-Hidayah, Gampong Peurada, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh, Jumat (8/5/2026). (Foto: Dok. DSI Banda Aceh)

posaceh.com, Banda Aceh – Guna mewujudkan visi dan misi Wali Kota Banda Aceh dalam menjalankan Syariat Islam secara kaffah, Dinas Syariat Islam (DSI) Kota Banda Aceh melalui Bidang Dakwah kembali melaksanakan kegiatan Safari Dakwah Daiyah yang berlangsung di Masjid Al-Hidayah, Gampong Peurada, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh, Jumat (8/5/2026).

Kegiatan tersebut mengangkat tema “Indahnya Bersedekah” dengan menghadirkan penceramah Ustazah Dr Kamisah MAg. Safari Dakwah Daiyah turut dihadiri Koordinator Kegiatan Rosmani.

Antusiasme masyarakat, khususnya kaum ibu, terlihat dari kehadiran jamaah yang memadati lokasi kegiatan sejak pagi hari.

Kegiatan Safari Dakwah ini menjadi salah satu upaya pemerintah kota dalam memperkuat syiar Islam di tengah masyarakat sekaligus membangun kesadaran umat tentang pentingnya nilai kepedulian sosial, kebersamaan, dan semangat berbagi dalam kehidupan sehari-hari.

Sedekah Amalan Mulia

Dalam tausiyahnya, Ustazah Dr Kamisah MAg menyampaikan bahwa sedekah merupakan amalan mulia yang memiliki pahala besar di sisi Allah SWT dan tidak akan pernah mengurangi harta seseorang.

Menurutnya, sedekah dapat dilakukan dalam segala keadaan, baik ketika seseorang berada dalam kondisi lapang maupun sempit, sehat ataupun sakit.

“Sedekah bukan hanya bernilai materi semata, tetapi juga menjadi investasi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir hingga akhir hayat,” ujar Ustazah Dr Kamisah di hadapan jamaah.

Suasana Safari Dakwah Daiyah yang digelar Bidang Dakwah Dinas Syariat Islam (DSI) Kota Banda Aceh di Masjid Al-Hidayah, Gampong Peurada, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh, Jumat (8/5/2026). (Foto: Dok. DSI Banda Aceh)

Ia menjelaskan, salah satu bentuk sedekah yang memiliki manfaat besar adalah membantu pendidikan anak-anak di sekolah Islam maupun pesantren tahfidz Al-Quran.

Menurutnya, orang yang ikut mendukung pendidikan para santri akan mendapatkan pahala dari setiap ayat Al-Quran yang dibaca, dihafal, dan diamalkan oleh para santri tersebut, meskipun dirinya sendiri belum mampu menghafal Al-Quran.

Hal itu, lanjutnya, menunjukkan betapa luasnya keberkahan sedekah dalam mendukung syiar Islam serta mencetak generasi Qurani yang berakhlak mulia dan bermanfaat bagi masyarakat.

Di akhir ceramah, ia juga menyampaikan hadis Rasulullah SAW tentang dua golongan yang layak dicemburui, yaitu orang yang pandai membaca Al-Quran dan membacanya siang malam, serta orang kaya yang gemar menginfakkan hartanya di jalan Allah SWT.

Memperkuat Kolaborasi

Sementara itu, Kepala Bidang Dakwah Dinas Syariat Islam Kota Banda Aceh, Irwanda M Jamil, berharap kegiatan tersebut mampu menumbuhkan semangat bersedekah dan memperkuat kolaborasi masyarakat dalam berbagai kegiatan kebaikan.

Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi sarana menambah ilmu pengetahuan, menguatkan karakter, dan membentuk kaum ibu sebagai qudwah atau teladan dalam keluarga. Ia menegaskan bahwa ibu memiliki peran penting sebagai madrasatul ula dan benteng utama keluarga dalam pelaksanaan Syariat Islam di Kota Banda Aceh. (Ask)

Exit mobile version