posaceh.com, Banda Aceh – Dinas Syariat Islam (DSI) Kota Banda Aceh kembali menggelar program Safari Dakwah Da’i Perkotaan di Masjid Al-Hidayah Lampulo Banda Aceh, Sabtu (25/7/2026).
Program ini merupakan salah satu upaya pemerintah kota Banda Aceh untuk meningkatkan keimanan dan kesadaran masyarakat akan pentingnya ilmu dan akhlak yang baik.
Dalam safari ini DSI Banda Aceh mempercayakan Tgk. Dr. H. Fahmi Sofyan, Lc MA untuk memberikan tausiah.
Pada kesempatan itu, Ia menjelaskan tentang ilmu yang diperoleh Nabi Yusuf dari Allah, seperti yang tercantum dalam surat Yusuf ayat 76.
“Ilmu itu ada dua macam, ilmu yang didapatkan dari orang lain dan ilmu yang diperoleh langsung dari Allah,” ujarnya.
Tgk. Dr. H. Fahmi Sofyan, Lc., M.A juga membahas tentang kisah Nabi Ya’kub dan anak-anaknya, serta pentingnya mendo’akan kebaikan untuk diri sendiri dan keluarga.
“Rasulullah telah mengajarkan kita untuk tidak mendo’akan yang buruk untuk diri dan keluarga, karena do’a tersebut bisa saja diucapkan bertepatan dengan waktu pengabulan do’a oleh Allah,” katanya.
Di hadapan jamaah Lampulo dan sekitarnya, Ia juga menekankan menekankan pentingnya kesabaran dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan hidup, seperti yang dicontohkan oleh Nabi Ya’kub.
“Dengan kesabaran dan keikhlasan, kita dapat menghadapi cobaan hidup dengan lebih baik dan mendapatkan pahala dari Allah,” katanya.
Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat Banda Aceh dapat lebih memahami dan mengamalkan ajaran agama Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Turut hadir pada acara tersebut, Kepala Dinas Syari’at Islam Kota Banda Aceh, Alimsyah, S.Pd, MS, Kepala Bidang Dakwah, Irwanda M. Jamil, S.Ag, Kepala Bidang Pengembangan Syari’ah, Wirzaini Usman, S.HI, Kepala Bidang Bina Ibadah dan Muamalah Jamal, SE, S.Pd, Staf DSI, Para Dai Kota Banda Aceh, Muhtasib Gampong, dan sejumlah tokoh masyarakat.
Perkuat Syariat dan Ukhuwah
Program Safari Dakwah Da’i Perkotaan secara berkelanjutan oleh Dinas Syariat Islam (DSI) Kota Banda Aceh di berbagai masjid dan meunasah gampong dalam wilayah Kota Banda Aceh. Program ini menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Kota Banda Aceh dalam memperkuat pelaksanaan syariat Islam sekaligus memperkokoh tali ukhuwah islamiyah di tengah kehidupan masyarakat perkotaan.
Kepala Dinas Syariat Islam Kota Banda Aceh, Alimsyah SPd MS menyampaikan bahwa program Safari Dakwah ini dirancang untuk menghadirkan dakwah yang menyejukkan, edukatif, dan relevan dengan dinamika kehidupan masyarakat modern. Kehadiran para penceramah ternama yang tergabung dalam Tim Da’i Perkotaan diharapkan mampu memberikan pencerahan nilai-nilai keagamaan, memperkuat benteng moral, serta mendorong kesadaran kolektif warga kota untuk konsisten menjalankan syariat Islam.
“Safari Dakwah Da’i Perkotaan bukan sekadar agenda rutin syiar agama, melainkan wadah interaksi langsung antara pemerintah, para ulama, dan masyarakat. Melalui mimbar dakwah ini, kita diajak untuk saling mengingatkan dalam kebaikan, memperbaiki kualitas ibadah, serta menjaga keharmonisan dan ketenteraman lingkungan,” ujar Alimsyah.
Dalam setiap pelaksanaannya, kegiatan ini diisi dengan shalat berjamaah, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, ceramah agama yang mengupas persoalan akhlak, muamalah, serta tantangan sosial remaja, hingga sesi doa bersama. Kehadiran tim Safari Dakwah senantiasa mendapat sambutan hangat dari para pimpinan gampong, pengurus BKM, serta jamaah setempat yang memadati tempat ibadah sejak awal hingga akhir acara.
Selain itu, DSI Banda Aceh juga memanfaatkan momentum ini untuk mengajak generasi muda agar lebih dekat dengan masjid dan meunasah. Pembinaan karakter Islami bagi kalangan milenial dan Gen Z dipandang sangat mendesak di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan arus informasi agar nilai-nilai keislaman tetap meresap dalam kehidupan sehari-hari.
Pemerintah Kota Banda Aceh berkomitmen untuk terus mendukung penyelenggaraan program Safari Dakwah Da’i Perkotaan secara konsisten. “DSI Kota Banda Aceh berharap, melalui konsistensi kegiatan pengajian dan dakwah ini, Banda Aceh dapat terus melangkah maju sebagai kota yang beradab, berakhlak mulia, sejahtera, serta senantiasa berada dalam naungan keberkahan dan ridha Allah SWT,” pungkasnya.(Adv)











