NewsOlahraga

Dr Mansur Favoritkan Prancis Juara

27
×

Dr Mansur Favoritkan Prancis Juara

Sebarkan artikel ini

posaceh.com,Banda Aceh – Pesta akbar sepak bola dunia memasuki babak paling krusial. Empat raksasa Eropa dan Amerika Latin siap saling sikut di fase semi final Piala Dunia 2026 demi memperebutkan dua tiket ke partai puncak.

Laga hidup-mati itu dijadwalkan berlangsung pada 15 dan 16 Juli 2026 waktu Indonesia. Prancis bertemu Spanyol dan Inggris ditantang Argentina dalam pertarungan yang dipastikan penuh gengsi.

Perebutan tiket final ini akan menyedot perhatian publik dunia. Dari empat nama besar tersebut, Prancis dan Argentina disebut paling difavoritkan untuk melaju ke real final sekaligus jadi kandidat kuat juara.

Prediksi itu diperkuat Dr. Mansur, seorang akademisi dan praktisi olahraga Aceh. Menurutnya, final ideal Piala Dunia 2026 adalah Prancis versus Argentina.

“Final ideal akan mempertemukan Prancis melawan Argentina. Partai puncak ini akan dimenangkan Prancis, sekaligus tampil sebagai juara,” tegas Sekretaris Departemen Olahraga Universitas Syiah Kuala (USK) Dr. Mansur M.Kes yang mengirimkan ulasannya kepada posaceh.com, Senin (13/7).

Untuk sampai ke final, Mansur memprediksi Prancis akan menaklukkan Spanyol di semi final, dan Argentina akan menyingkirkan Inggris.

Menurutnya, Prancis bakal mengatasi Spanyol lewat pertandingan ketat. Keunggulan Les Blues terletak pada keseimbangan antar lini dan efektivitas serangan balik yang cepat.

Sementara Argentina, sebutnya, akan mampu melewati Inggris dengan senjata utama: pengalaman bertanding, kedewasaan taktik, serta efisiensi dalam memanfaatkan peluang di laga bertekanan tinggi.

“Prancis dan Argentina adalah dua negara yang selama satu dekade terakhir menunjukkan kesinambungan pembinaan, regenerasi pemain, dan kestabilan performa di level internasional,” ujarnya.

Dosen tetap di Departemen Olahraga FKIP USK ini menyebutkan, peluang Prancis jadi juara pun sedikit lebih besar. Penilaiannya didasarkan pada empat pilar: solidnya lini belakang, kreativitas lini tengah, ketajaman lini depan, dan kedalaman bangku cadangan yang memungkinkan rotasi tanpa menurunkan kualitas.

Meski begitu, Mansur mengingatkan sepak bola bukan ilmu pasti. Faktor situasional sangat menentukan di fase semi final dan final ini. Tim yang jago memaksimalkan bola mati dan rotasi pemain akan punya peluang besar ke final dan juara.

“Efektivitas penyelesaian akhir, bola mati, kesalahan individu, kondisi fisik, hingga tekanan psikologis bisa mengubah hasil pertandingan dalam hitungan menit,” tegas Wakil Ketua Umum III Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang) KONI Aceh ini.

Kajian Akademis

Dr. Mansur menegaskan prediksinya adalah kajian akademis yang memadukan data performa, statistik, dinamika taktik, hingga pengalaman pembinaan.

“Sepak bola selalu menyisakan ruang bagi kejutan. Namun apabila seluruh indikator teknis, taktis, fisik, mental, dan kedalaman skuad dianalisis secara komprehensif, maka Prancis masih menjadi tim dengan probabilitas terbesar untuk mengangkat trofi Piala Dunia 2026,” pungkasnya. (Sdm).