posaceh.com, Banda Aceh – Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Banda Aceh menggelar pelatihan manajemen organisasi usaha bagi perempuan di Hotel Rasa Mala, Banda Aceh, Jumat (23/9/2022).
Kepala DP3AP2KB Banda Aceh, Cut Azharida, SH mengatakan manusia di ciptakan dengan kelebihan dan kekurangan. Kelebihan yang dimiliki oleh individu merupakan hal yang sangat penting akan tetapi banyak hal yang belum mengetahui apa sebenarnya kelebihan atau potensi yang ada pada dirinya sehingga semua itu perlu di latih dan perlu di kembangkan pelatihan manajemen organisasi usaha bagi perempuan.
“Sehingga kita dapat mengetahui atau melihat sejauh mana kiprah perempuan dalam berbagai peran dan posisi strategis,”
Menurutnya, kemajuan peran tersebut menunjukkan bahwa peran perempuan merupakan sumber daya yang potensial apabila ditingkatkan dan diberikan peluang atau kesempatan yang sama dengan laki-laki untuk berperan, tetapi dengan tidak melupakan kodratnya sebagai perempuan.
“Kalau kita melihat pada kondisi sekarang perempuan belum memiliki peran yang maksimal, karena selain adanya kendala budaya dan agama, kendala sosial di masyarakat, terutama di gampong masih menjadi ganjalan besar untuk mengasah dan mengembangkan potensi perempuan,” ungkap Cut Azharida.
Ia juga mengatakan, dimana jumlah perempuan hampir mengimbangi dari jumlah kaum laki-laki, namun partisipasi dan peran aktifnya masih menjadi subordinat dalam segala bidang.
“Padahal dari jumlah yang besar itu kaum perempuan dapat menjadi pelaku pembangunan ekonomi dalam menggerakkan masyarakat untuk memerangi kemiskinan melalui usaha ekonomi produktif yang dapat di usahakan,” terangnya.
Cut Azharida menuturkan, kegiatan yang di laksanakan hari ini merupakan salah satu bentuk emansipasi kita sebagai perempuan untuk terus maju dan memupuk pengetahuan.
“Agar kedepannya kita bisa menjadi perempuan-perempuan hebat yang berdaya guna dan berdaya saing tinggi untuk mencapai kesetaraan gender,” tegasnya.
Ia menjelaskan, tujuan kegiatan yang laksanakan pada hari ini merupakan bentuk peningkatkan pengetahuan kemampuan pengelolaan usaha sehingga dapat di capai efektifitas dan efisiensi usaha yang optimal serta memiliki daya saing usaha yang lebih tinggi para perempuan dan pendapatan keluarga dalam mewujudkan keluarga sejahtera.
“Sehingga di harapkan kelompok usaha perempuan dapat mengelola usahanya dan berdampak pada ekonomi keluarga, dan kegiatan ini menjadi penting mengingat saat ini peran perempuan dalam pembangunan bangsa semakin di perlukan di setiap bidang kehidupan, perempuan sudah dapat merambah dan menancapkan eksistensinya,” terangnya.
Cut Azharida mengungkapkan, perempuan sebagai salah satu elemen masyarakat mempunyai peranan yang signifikan dalam pembangunan dan kemajuan suatu bangsa dan pelatihan managemet organisasi ini juga suatu ajang aktualisasi diri, guna memberikan pandangan terkait kiprah perempuan dengan menjalankan roda organisasi yang baik sehingga menghasilkan SDM dengan soft skill yang lebih baik lagi.
“Di era globalisasi sudah tercium di sekitar kita, perkembangan tekhnologi semakin pesat dan cepat, budaya dari berbagai negara barat masuk secara bebas dan kita di tuntut untuk mempunyai nilai akademik tetapi kemampuan secara personal juga harus di asah sehingga kita berproses untuk menekuni keterampilan masing-masing guna mendorong tumbuh sehat berkembangnya usaha perempuan secara mandiri,” ujarnya.
Ia menambahkan, maka perlu diberikan kesempatan kepada perempuan agar dapat memanfaatkan potensi sumber daya alam, menumbuh kembangkan kemandirian serta kesetaraan dalam berwira usaha.
“Sehingga dengan diadakan pelatihan manajemen usaha bagi perempuan dalam mengelola usaha maka akan dapat mengentaskan kemiskinan dan dapat meningkatkan pendapatan keluarga,” tambahnya
Cut Azharida berharap kepada para peserta harus dapat memfokuskan perhatiannya sehingga apa yang disampaikan oleh nara sumber dapat menambah wawasan, pengetahuan dan keterampilan dan bermanfaat bagi peserta dalam memperkaya pengetahuan kita untuk mengelola usaha.
“Kami dari DP3AP2KB mendorong dan mendukung perempuan membangun dan berkembang jauh lebih baik, agar perempuan dapat menentukan arah pembangunan Kota Banda Aceh yang lebih baik. Marilah kita saling bergandeng tangan untuk mewujudkan ukhwah islamiah antar perempuan Kota Banda,” pungkasnya. (Muiz)
