posaceh.com, Banda Aceh – Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Banda Aceh melakukan penguatan kemitraan lintas sektoral Kampung Berkualitas (KB) sebagai upaya peningkatan kualitas Kampung KB yang ada di Kota Banda Aceh, di Aula DP3AP2KB, Kamis (10/2/2022).
Kepala DP3AP2KB Kota Banda Aceh, Cut Azharida SH, melalui Kepala Bidang (Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana) Intan Indriani, SKM, mengatakan, tujuan utama pertemuan dengan kemitraan yang bergerak pada program Kampung KB ini sebagai bentuk komitmen bersama dan bersinergi dalam peningkatan Kampung KB di Kota Banda Aceh.
“Lintas sektoral yang kita undang hari ini, merupakan pihak yang memiliki program peningkatan Kampung KB, jadi dengan pertemuan ini kita bisa saling bahu membahu untuk meningkatkan Kampung KB yang menjadi tanggung jawab bersama,” katanya kepada posaceh.com.

FOTO/ABDUL MUIZ
Ia menjelaskan, tahun ini menjadi Lokasi Fokus (lokus) stunting untuk Banda Aceh dalam menurunkan angka stunting. Oleh karena itu, DP3AP2KB bersama mitra kerja bersinergi untuk meningkatkan kualitas Kampung KB.
“Mitra kerja kita memiliki program yang tujuannya sama, seperti PKK memiliki program Rumoh Gizi Gampong (RGG) dan kita bersama BKKBN memiliki program Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) inilah yang kita sinergikan, karena kedua program ini memiliki tujuan yang sama untuk menekan angka stunting,” jelasnya.
Menurutnya, agar tidak terjadi tumpang tindih, maka perlu saling untuk mengisi, dalam sinergi ini, semua pihak saling memberikan masukan dan sama-sama mendukung program penurunan angka stunting.
“RGG yang telah dilaunching oleh tim PKK memiliki kader disetiap gampong yang bertugas memberikan pemahaman kepada warga tentang peningkatan makanan-makanan bergizi bagi anak-anak, nah kami dengan program DASHAT mencoba memberi penguatan terkait menu yang menarik dan cukup gizi bagi anak, inilah salah satu bentuk kerja sama yang kita perkuat saat ini,” terang Intan.

FOTO/ABDUL MUIZ
Sementara itu, Koordinator Pengendalian Penduduk BKKBN Perwakilan Aceh, Ir. Nurzikra Hayati, mengatakan, saat ini BKKBN memiliki tugas baru terkait penurunan stunting, maka dari itu, BKKBN melakukan sinergi dengan mitra kerja untuk fokus menurunkan angka stunting di Aceh, khususnya Kota Banda Aceh.
“Dengan demikian, BKKBN menjalin kerja sama dengan mitra kerja dengan mengembangkan program DASHAT di 15 gampong KB yang ada di Banda Aceh,” ungkapnya.
Selain itu, BKKBN bekerja sama dengan Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI) untuk mengatur menu yang layak dikonsumsi oleh anak-anak dan ibu hamil.
“Jadi bersama dengan PERSAGI kita berikan pemahaman kepada warga, terkait dengan menu yang bergizi untuk ibu hamil dan anak-anak juga untuk anak-anak yang mengidap stunting,” pungkasnya.(Muiz)











