Internasional

Donald Trump Sebut Houthi Yaman Sebagai Pejuang Tangguh

613
×

Donald Trump Sebut Houthi Yaman Sebagai Pejuang Tangguh

Sebarkan artikel ini
Presiden AS Donald Trump berbicara dalam pertemuan dengan para pemimpin Teluk dari enam negara Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) di Riyadh, Arab Saudi, Rabu (14/5/2025). FOTO/AFP

posaceh.com Riyadh – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mulai memuji Houthi dan mengakui milisi di Yaman itu merupakan lawan yang tangguh.

Dalam pernyataan di Forum Investasi Arab Saudi-AS di Riyadh, Rabu (14/5/2025) Trump mengatakan lebih dari 1.100 serangan dilancarkan AS ke Houthi.

“Jumlah serangan ini menandakan betapa tangguhnya pertahanan kelompok perlawanan tersebut. “Kami telah meluncurkan lebih dari 1.100 serangan terhadap Houthi,” katanya

“Mereka tangguh, mereka adalah pejuang, tetapi mereka setuju untuk berhenti menargetkan kapal-kapal AS,” kata Trump seperti dikutip Middle East Monitor (MEMO).

Trump menuturkan AS sebenarnya tak berniat untuk menyerang Houthi seperti yang terjadi di Laut Merah selama ini. Kendati begitu, serangan Houthi terhadap kapal-kapal yang melintasi kawasan itu tidak menyisakan pilihan bagi Washington.

Menurut Trump, AS punya militer terbesar, terkuat, dan dilengkapi dengan persenjataan terbaik di dunia. Dengan kapasitas ini, AS menurutnya mampu menyerang Houthi kapan saja, terutama demi membela negara dan sekutu.

Meski demikian, Trump mengaku lebih ingin perdamaian dan kerja sama. “Saya selalu lebih suka perdamaian dan kemitraan,” kata Trump. Pada Selasa (6/5/2025) pekan lalu, Trump membuat pengumuman mengejutkan yakni AS akan gencatan senjata dengan Houthi Yaman.

Pengumuman mendadak itu dilontarkan usai AS dan Houthi mengintensifkan serangan di Laut Merah selama dua bulan terakhir.

“Mereka berkata, jangan bom kami lagi dan kami tidak akan menyerang kapal-kapal kalian,” kata Trump saat bertemu dengan Perdana Menteri Kanada Mark Carney di Oval Office.

“Saya akan menerima kata-kata mereka dan kami akan menghentikan pemboman terhadap Houthi mulai sekarang,” lanjut Trump, seperti dikutip Reuters.

Aksi Houthi di Laut Merah dilakukan sebagai bentuk solidaritas dengan rakyat Palestina di Jalur Gaza. Sejak Israel melancarkan agresi ke Gaza, milisi Houthi terus menembaki Israel serta kapal-kapal asing yang terkait Israel.(Muh/*)