POSACEH.COM, BANDA ACEH – Merebaknya virus corona (Covid-19) hingga mendunia, dan sampai kini belum mampu meredam pergerakan virus yang meresahkan penduduk bumi. Sesuai dengan tema Hari Kesiapsiagaan Bencana tahun 2020 yang harusnya diperingati hari ini tanggal 26 April yakni Penangulangan bencana urusan bersama.
“Jadi di tengah bencana Covid-19 sekarang ini penanggulangan urusan bersama,” kata Safriadi Ibrahim SSos, Ketua Forum Penanggulangan Risiko Bencana (FPBR) Kota Banda Aceh, kepada Media Pos Aceh, di Banda Aceh, Minggu (26/4/2020).
Menurutnya, upaya penangganan bencana virus corona ini telah dilakukan. Tapi apa hendak dikata, berbagai agenda yang telah direncanakan mulai dari level nasional sampai kebawah harus dibatalkan dan disiasati model pelaksaaan dilapangan.
Kenapa begitu, alasan utamanya adalah wabah Covid-19 yang penanggulangannya justru sangat berbeda dengan penanggulangan bencana pada umumnya.
Bencana lainnya seperti bencana alam kita sudah sangat berpengalaman dalam pencegahan dan penganggulangannya. Kita bisa terlibat dengan banyak orang, berkumpul dari berbagai organisasi dan melakukan aksi nyata secara bersama-sama di suatu lokasi.
Rapat-rapat perencanaan dan evaluasi bisa digelar dimana saja tanpa perlu khawatir akan jumlah orang yang hadir. Pelaku bencana bisa berinteraksi dengan siapa saja juga tanpa khawatir dan saling curiga akan terjadi penularan sesama.
Bencana Covid-19 semuanya berbeda, ini bencana yang sungguh baru dan pencegahan atau penanggulangannya juga barang baru.
“Kalau bencana alam bisa berkumpul ramai, bencana Covid – 19 ini bisa di lakukan oleh masing-masing individu,” katanya.
Safriadi Ibrahim yang juga Kepala Markas PMI Kota Banda Aceh, menerangkan bahwa upaya bersama yang harus dilakukan saat ini untuk memutuskan mata rantai virus corona. Dengan cara hidup bersih dan sehat, sering cuci tangan, tetap jaga jarak, jaga kontak dan tidak lupa memakai masker, jauhi kerumunan serta sedikit curiga bila berintaraksi dengan siapapun agar kita lebih waspada.
“Di tengah situasi yang tidak kondusif dari sisi kesehatan, kita mengajak semua pihak untuk bekerja sama membantu penanggulangan Covid-19 ini. Bencana ini urusan bersama, tanggung jawab bersama,” kata Safriadi Ibrahim.
Lebih lanjut Ia, berharap dengan momentum Hari Kesiapsiagaan Bencana ditengah bencana Covid -19 ini bisa menjadikan kita semua untuk lebih mawas diri, peduli protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah dan jangan lupa berdoa, semoga badai Covid-19 cepat berlalu. “Selamat Hari Kesiapsiagaan Bencana, “Penanggulangan Bencana Urusan Bersama”, jangan berharap semuanya dari pemerintah karena kita juga bisa melakukannya,” pungkas Safriadi Ibrahim, Ketua Forum PRB Kota Banda Aceh.(MarDG)
