posaceh.com BANDA ACEH — Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Aceh menggelar peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) 9 September secara sangat sederhana dan mengikuti protokol kesehatan.
Upacara peringatan Haornas digelar di halaman Kantor Dispora Aceh, Rabu (9/9/2020) sore, yang dipimpin Kadispora Aceh Dedy Yuswadi.Kegiatan ini hanya diikuti 15 peserta yang mewakili para insan olahraga yang menerima penghargaan.
Sebanyak 56 atlet, pelatih, pelaku, pembina, stakeholder olahraga Aceh mendapat penghargaan pada Haornas tingkat Provunsi Aceh tahun ini.
“Peringatan ini kita gelar sesederhana mungkin. Apalagi dalam situasi Covid-19 dimana di Aceh angkanya juga terus melonjak. Mereka yang menerima penghargaan yakni atlet, pelaku serta semua stakeholder olahraga, kita hanya mengundang beberapa orang saja untuk menerima penghargaan secara simbolis,” ujanya.
Sedangkan secara nasional,katanya, berlangsung hari pukul 19.00 WIB. “Secara nasional, Haornas akan digelar secara virtual dan diikuti gubernur seluruh Indonesia,” sebut Dedy.
Informasi yang diperoleh wartawan, ada sebanyak 56 olahragawan yang terdiri dari atlet, pelatih, wasit, instruktur olahraga dan lembaga yang peduli olahraga di tanah Rencong.
Berikut ini penerima penghargaan Haornas, ada 17 atlet yang menerima yakni Lismarita, Maisarah (Kempo), Irsalina, Silfani Ramadhan, Feberlina Nduru, Wanda Ardiansyah (Muaythai).
Lalu Surahmat, Nurul Akmal (Angkat Besi), Ade Andriantos (Panjat Tebing), Erwan Tona (Anggar), Fuad Ramadhan, Rahmad Faisal (Atletik), M Rafliansyah Fitrah Darmawan (Renang), Misran, Muhammad Diva Saputra (Pencak Silat), Siti Fadhillah (Tenis Meja) dan Emil Muslim (Tolak Peluru).
Sementara untuk katergori pelatih yan menerima penghargaan adalah Edi Saputra, Zulfikar (Kempo), Syarwan Saleh, Adi Mulya (Muaythai), Tita Supita (Panjat Tebing), Sufyan, Aldino Perdana Syananta, Syafrizal, Dounna Asyura (Anggar), Ody Irawan (Atletik).
Untuk Instruktur yang menerim penghargaan adalah Afifuffin Basyah (Master Senam Elektromagnetik Tubuh Jiwa Raga Aceh), Hj Marliah Usman, Pirak Sibayak Kataren (Senam kebugaran dan kesehatan).
Lalu guru atau dosen bidang olahraga, Dr Mansur M.Kes, Drs Bachtiar Hasan, M.Pd, Drs Abdurrahman,M.Kes (Dosen FKIP Unsyiah) Zikru Rahmat, M.Pd STKIP Getsampena Banda Aceh), Khairurazi, M.Pd (SMA 5 Banda Aceh).
Sedangkan untuk wasit diraih Tommy Armansyah dan Arie Fadli (Anggar). Untuk pembina olahraga diterima T Rayuan Sukma (Ketua Pengprov PABBSI Aceh), H Thanthawi Ishak (Ketua Jantung Sehat Cab Utama Aceh), Muzakir (Yayasan Senam) dan Lilikasminim ( Ketua STKIP Bina Bangsa Getsampena).
Sedangkan untuk penggerak Olahraga, Alm Rusman Abbas (Asiafi Aceh). Syarifah Fadhillah (Yayasan Jantung Aceh), Fakhrurrazi, Hendra Saputra (Senam kesehatan dan kebugaran).
Pada kategori organisasi Yayasan Getsampena dan Unsyaih menerima pengharagaan kategori ini bersama Yayasan Jiwa Raga Aceh. Kemudian wartawan Olahraga, Munjir Permana (RRI Banda Aceh) dan Nurdin Syam (Acehherald.com).
Pelajar yang menerima penghargaan adalah Arianda (Atletik), Aqsha Fellisa Putri, M Taufik Qurrahman, Ardela Putri Yosanda dan Nayla Elysa Putri (Anggar).
Sementara untuk olahraga beregu diraih Tim Aletik Aceh di nomor atletik estafet 400 meter putra dan tim sepakbola Aceh.(Sudirman Mansyur/ril).
