Pemko Banda Aceh

Diskopukmdag Banda Aceh Lakukan Pendampingan dalam Pemeriksaan KSP

28

posaceh.com, Banda Aceh — Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah serta Perdagangan (Diskopukmdag) Kota Banda Aceh terus memperkuat kualitas tata kelola koperasi melalui langkah pendampingan dalam pemeriksaan Koperasi Simpan Pinjam (KSP). Upaya ini dilakukan guna memastikan seluruh aktivitas koperasi berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada anggota.

Kepala Diskopukmdag Kota Banda Aceh, Bukhari Sufi, S.Sos., M.Si, Kamis (18/6/2026), mengatakan bahwa pendampingan dalam proses pemeriksaan menjadi bagian penting dalam pembinaan koperasi. Menurutnya, pemeriksaan bukan hanya bertujuan menemukan kekurangan, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi pengurus koperasi agar semakin profesional dalam menjalankan organisasi.

“Pendampingan ini kita lakukan agar proses pemeriksaan berjalan efektif sekaligus memberikan pemahaman yang lebih baik kepada pengurus KSP terkait tata kelola yang sehat dan akuntabel,” ujar Bukhari.

Ia menjelaskan, dalam setiap pemeriksaan, tim dari Diskopukmdag tidak hanya melakukan verifikasi administrasi dan keuangan, tetapi juga memberikan arahan langsung terkait perbaikan yang perlu dilakukan. Dengan pendekatan ini, koperasi diharapkan mampu meningkatkan kinerja sekaligus menjaga kepercayaan anggotanya.

Selain itu, pendampingan juga difokuskan pada peningkatan kepatuhan terhadap regulasi, transparansi laporan keuangan, serta penguatan manajemen risiko. Hal ini penting mengingat KSP memiliki peran strategis dalam mendukung perekonomian masyarakat, khususnya dalam menyediakan akses permodalan yang mudah dan terjangkau.

Bukhari menambahkan, Diskopukmdag Kota Banda Aceh berkomitmen untuk terus melakukan pembinaan secara berkelanjutan, termasuk melalui pelatihan, monitoring, dan evaluasi rutin. Dengan demikian, koperasi tidak hanya sekadar memenuhi kewajiban administratif, tetapi juga mampu berkembang menjadi lembaga yang sehat dan berdaya saing.

“Kami ingin koperasi di Banda Aceh benar-benar menjadi pilar ekonomi kerakyatan yang kuat, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” katanya.

Melalui pendampingan yang intensif ini, diharapkan KSP di Kota Banda Aceh semakin tertib dalam pengelolaan, transparan dalam operasional, serta mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.(ADV)

Exit mobile version