NasionalNewsPemko Banda Aceh

Dinkes Kota Banda Aceh Harapkan Warga Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Penyebaran Covid-19 Varian Delta

1876
×

Dinkes Kota Banda Aceh Harapkan Warga Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Penyebaran Covid-19 Varian Delta

Sebarkan artikel ini
Tim Dinkes Kota Banda Aceh yang tergabung dalam Satgas Covid-19 Kota Banda Aceh melakukan sosialisasi pemakaian masker dan 5M di Banda Aceh, Selasa (30/8/2021). FOTO/ DOK DINKES KOTA BANDA ACEH

posaceh.com, Kota Banda Aceh – Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh meminta warga Kota Banda Aceh meningkatkan kewaspadaan dengan menerapkan protokol kesehatan yang lebih tinggi setelah beredarnya kabar tentang virus Covid-19 Varian Delta yang masuk ke Kota Banda Aceh sejak awal Agustus yang lalu.

 

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, Lukman, SKM., M.Kes mengatakan, bahwa Varian Delta telah menjamah Kota Banda Aceh setelah belasan orang telah terkonfirmasi positif dengan demikian Dinkes Kota Banda Aceh mengharapkan warga tidak mengabaikan protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Kota Banda Aceh.
“Saat ini Varian Delta telah masuk ke Kota Banda Aceh, jadi harapan kita warga kembali meningkat kewaspadaan terhadap prokes,” katanya kepada posaceh.com, Selasa, (1/9/2021).

Ia juga menjelaskan, bahwa varian Delta diketahui memiliki penyebaran yang lebih cepat dan resiko lebih berbahaya dibanding varian SARS-COV-2.

“Selain risiko penularannya lebih cepat, varian Delta juga memicu simtomatik penyakit yang lebih berat dan risiko kematian yang lebih tinggi. Menurut catatan WHO, salah satu penyebab lonjakan kasus Covid-19 dan kematian global sepanjang Juli 2021 adalah varian Delta yang saat itu sudah terdeteksi sedikitnya 132 negara,” jelasnya.

Lukman menyebutkan, saat ini Kota Banda Aceh kembali memberlakukan PPKM level IV, yang artinya penyebaran virus Covid-19 kembali meningkat. “Saat ini PPKM kembali ke level IV, ini tandanya ada peningkatan, maka dari itu kita berharap warga Kota Banda Aceh sadar dan meningkatkan kewaspadaan terhadap Covid-19, karena dengan mentaati prokes penyebaran Covid-19 bisa terputus,” harapnya.

Hal yang sama juga dikatakan oleh Kasie P2M Dinkes Kota Banda Aceh, dr Laura Machnum SpKKLP, bahwa dalam upaya upaya untuk memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 termasuk dengan varian Delta, hal yang dapat dilakukan adalah dengan menjalankan protokol kesehatan yaitu 5M yakni mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas.
“Hal yang dapat dilakukan saat ini sebagai upaya pencegahan penyebaran virus adalah menjalankan prokes yaitu 5M,” katanya.

 

Selain 5M Laura juga mengungkapkan pentingnya vaksinasi, karena vaksinasi bertujuan untuk membuat sistem kekebalan tubuh seseorang mampu mengenali dan dengan cepat melawan bakteri atau virus penyebab infeksi. “Tujuan yang ingin dicapai dengan pemberian vaksin Covid-19 merupakan menurunnya angka kesakitan dan angka kematian akibat virus ini,” terang Laura.
Kepada posaceh.com, Laura menjelaskan varian Delta yang muncul pertama di Wuhan dan menginfeksi warga India, menurutnya virus ini lebih berbahaya. “Varian Delta ini secara penyebaran jauh lebih cepat dan virus ini dapat bertransformasi jika berpindah inang, inilah kenapa varian ini jauh lebih berbahaya,” terangnya.

Selanjutnya Laura mengungkapkan, gejala akibat dari virus varian delta ini sama, namun lebih cepat masa inkubasi sehingga gejala dapat muncul dengan cepat.

“Gejalanya masih sama, namun inkubasi lebih cepat dan akhirnya gejala cepat muncul, jadi untuk warga Kota Banda Aceh tetap patuhi protokol kesehatan, mari kembali tingkatkan kesadaran terhadap prokes untuk melindungi diri dan memutuskan penyebaran Covid-19 dan kembali normal seperti semula,” ungkap Laura mengakhiri wawancara. (Muiz)