News

Dinas Sosial Aceh Latih 25 PMKS di Ladong

1816
×

Dinas Sosial Aceh Latih 25 PMKS di Ladong

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Sosial Aceh, Dr Yusrizal MSi, menyerahkan sertifikat kepada peserta pelatihan dari Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di Aula Rumah Singgah UPTD Rumoh Sejahtera Beujroh Meukarya (RSBM) Ladong, Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar, Selasa (24/8/2021). FOTO/ HUMAS DINSOS ACEH

posaceh.com, Kota Jantho – Dinas Sosial Aceh melatih sebanyak 25 Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) yang terhimpun dari berbagai kabupaten kota di Aceh. Kegiatan dalam bentuk pelatihan menjahit berbagai jenis pakaian itu sudah berlangsung selama sebulan penuh di Aula Rumah Singgah UPTD Rumoh Sejahtera Beujroh Meukarya (RSBM) Ladong, Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar ditutup Kepala Dinas Sosial Aceh, Dr Yusrizal MSi, Selasa (24/8/2021).

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Sosial Aceh, Dr Yusrizal MSi saat menutup secara resmi kegiatan pelatihan tersebut menitip ‘ATM’ untuk para peserta agar lebih semangat. “Amati, Tiru dan Modifikasi (ATM), Insya Allah dengan menerapkan konsep tersebut, usaha akan berjalan dengan lancar,” pesannya.

Disamping itu, para peserta pelatihan saat tiba di kampung halaman, Yusrizal juga mengingatkan agar peserta tetap bergaul dengan masyarakat guna menambah pertemanan yang akan berimbas kepada daya beli produk yang dihasilkan oleh peserta nantinya.
“Setelah mendapat ilmu yang memadai, modal usaha dalam bentuk peralatan kerja, selanjutnya, anak-anak ku sekalian bisa langsung merintis usaha menjahit. Disinilah butuh teman, saudara agar hasil produk kita bisa ditawarkan terlebih dahulu untuk mereka. Nah, dari merekalah yang kemudian usaha menjadi maju berkat dari silaturahmi yang kita bangun dengan baik dengan para teman dan saudara di kampung halaman,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kadis Sosial Aceh juga mengingatkan para peserta agar tidak lupa dengan Sang Pencipta Allah SWT. “Semua usaha anandaku sekalian, jika tanpa izin Allah tidak akan berjalan dengan sempurna. Mari kita dekatkan diri kepada Allah agar semua rencana kita berjalan dengan lancar,” sebutnya.

Dalam kesempatan yang sama pula, Kadinsos Aceh juga memberikan doorprize peserta yang mampu dan berani menjawab sejumlah pertanyaan kepala dinas.
Untuk diketahui, seluruh peserta yang berasal dari kaum wanita itu akan diberikan Modal Usaha Ekonomi Produktif (UEP) menjahit yang terdiri dari mesin menjahit, bekal kain, benang dan seluruh peralatan lainnya untuk mendukung usaha para peserta saat tiba dikampung halaman.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Nurmansyah melaporkan, kegiatan pelatihan menjahit itu berakhir, kepada para peserta bukan hanya pelatihan semata. Para peserta juga dibekali modal usaha agar bisa melanjutkan ilmu yang pernah mereka dapatkan selama pelatihan yang berlangsung selama satu bulan serta ilmu kedisiplinan lainnya.

“Para peserta akan kami berikan bantuan usaha dalam bentuk peralatan kerja agar saat tiba dikampung halaman bisa memulai usaha dengan baik dengan harapan bisa membantu mendongkrak perekonomian keluarga,” sebut Nurman.

Salah satu peserta, Syifa Maskina Putri dari Aceh Besar mengaku pelatihan yang dimotori oleh UPTD RSBM Ladong sangat bermanfaat bagi generasi muda untuk melatih kemandirian hidup serta mengurangi angka kemiskinan.
“Terimakasih kepada Kepala UPTD RSBM, para Instruktur, Kepala Dinas Sosial Aceh dan juga Pemerintah Aceh yang telah menginisiasi pelatihan serta pemberian modal usaha untuk para peserta,” ucap Syifa.(Muchlis/Rel)