Wisata

Dinas Pariwisata Banda Aceh Gerakkan Anak Muda Promosikan Objek Wisata 

500
Kepala Dinas Pariwisata Banda Aceh, Said Fauzan menjelaskan pentingnya teknologi digital dalam mempromosikan objek wisata dan usaha yang dijalani.FOTO/DOK.DISPAR BANDA ACEH

posaceh.com, Banda Aceh – Dinas Pariwisata Kota Banda Aceh akan terus menggerakkan anak-anak muda kota untuk mempromosikan sejumlah objek wisata yang tersebar di Ibu Kota Provinsi Aceh ini.

Dunia digital tanpa batas telah menjadi bagian kehidupan sehari-hari masyarakat untuk memperkenalkan dirinya sendiri bersama negerinya dan produk khas yang dihasilkan, sehingga para wisatawan yang datang ke kota ini akan memiliki panduan secara cepat dan tepat.

Sebagai kota jasa dan perdagangan, Banda Aceh juga menyimpan sejumlah objek wisata menarik untuk dikunjungi para wisatawan lokal, nusantara dan juga mancanegara. Berbagai produk juga dihasilkan kota ini dengan ciri khas berbagai daerah di Aceh yang dapat dijadikan sebagai souvenir oleh wisatawan.

Sejumlah toko souvenir telah siap memberikan pelayanan terbaik kepada wisatawan dengan harga terbaik untuk produk kerajinan yang dipilihnya atau juga produk makanan khas daerah ini.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Banda Aceh, Said Fauzan dalam sebuah kesempatan memaparkan rencananya menggencarkan promosi untuk objek wisata alam, pantai dan juga bukti sejarah tsunami 26 Desember 2004 yang meluluhlantakkan Banda Aceh dan sekitarnya, bersama sejumlah kabupaten lainnya di Aceh.

Dia mengakui akan memaksimalkan anggaran yang ada pada pihaknya untuk terus menggerakkan sektor pariwisata yang telah menjadi salah satu penopang perekonomian masyarakat kota saat ini.

Said Fauzan juga berharap keterlibatan pihak ketiga atau swasta akan dapat membantu mengembangkan potensi pariwisata dengan lebih baik lagi. Apalagi, Pemko Banda Aceh dipimpin Illiza Sa’aduddin Djamal akan terus menambah berbagai fasilitas pendukung, seperti kawasan pantai Ulee Lheue dan Kampung Jawa.

Sedangkan Kadispar Banda Aceh, Said Fauzan telah merangkul anak muda sejak tahun lalu untuk mempromosikan objek-objek wisata bersama dengan usaha yang ditekuninya.

Anak muda yang dikenal lebih kreatif dalam menghasilkan sebuah produk untuk promosi wisata, seperti konten kreator akan lebih memudahkan mempromosikan keberadaan sebuah objek wisata bersama aneka kuliner yang diperdagangkan di kawasan tersebut

Dinas Pariwisata Kota Banda Aceh telah menggelar “Pelatihan Anak Muda Kreatif” dengan tema “Ekonomi Kreatif (Ekraf) Go Digital,” yang dilaksanakan selama dua hari, dari 8 sampai 9 Oktober 2024 di BSI UMKM Center.

Said Fauzan menyatakan anak-anak muda ini mulai kreatif dengan aktif berpartisipasi dalam menghidupkan perekonomian kota. Dia menjelaskan dalam dunia ekonomi kreatif yang berorientasi pada digital, maka pola pikir dan cara kerja menjadi kunci utama.

Seperti diketahui, dalam memunculkan sebuah produk wisata, maka kemasan yang baik akan mengundang berbagai kalangan untuk melihat, bukan saja spot wisata, tetapi juga pendukung di sekitarnya, seperti pedagang kuliner.

Diharapkan, dengan keterlibatan anak muda lebih aktif lagi dalam mempromosikan objek wisata, maka kunjungan wisatawan ke Kota Banda Aceh akan terus meningkat dari tahun ke tahun.

Berbagai agenda pariwisata yang telah dicanangkan juga harus dipromosikan lebih awal lagi, sehingga anak muda akan berperan lebih aktif lagi untuk membantu memajukan pariwisata kota ini.(Muh)

Exit mobile version