Pendidikan

Dinas Lingkungan Hidup Galus Gelar Kegiatan PBLHS

2420
Kabid Pengendalian Pencemaran dan kerusakan lingkungan Kharul Anwar S HUT MP saat memberikan materi didepan siswa - siswi SMPN I Kutapanjang Kecamatan Kutapanjang, Kabupaten Gayo Lues, Rabu (23/2/2022). FOTO/ KAMAL

posaceh.com, Blangkejeren – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gayo Lues menggelar kegiatan pembinaan gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS), PBLHS merupakan aksi kolektif secara sadar, sukarela, berjejaring dan berkelanjutan yang dilakukan oleh Sekolah dalam menerapkan perilaku rumah lingkungan hidup.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di tiga Kecamatan diantaranya SMP Negeri I Pining Kecamatan Pining, SMP Negeri I Kecamatan Kutapanjang dan SMP Negeri I Kecamatan Pantan Cuaca, sesuai usulan dari Dinas Pendidikan Gayo Lues dan kegiatan ini masih berlanjut di sekolah lainya sesuai ranah Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten.

Para Siswa – Siswi foto bersama usai kegiatan didepan Sekolah SMPNI Kutapanjang, Kecamatan Kutapanjang, Kabupaten Gayo Lues, Rabu (23/2/2022). FOTO/ KAMAL

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gayo Lues Drh,H. Ibnu Hafid melalui press release yang diterima posaceh.com menyampaikan, Dinas Lingkungan Hidup telah melakukan aksi nyata peduli lingkungan memanfaatkan Hari Peringatan Sampah Nasional (HPSN) pada bulan Februari, dengan tema kelola sampah kurangi emisi bangun proklim mengurangi sampah plastik.

“Dengan membawa tambler dan bekal makanan dari rumah kesekolah tempat kerja atau membawa wadah/ kantong / keranjang guna ulang untuk belanja Insya Allah dapat mengurangi timbulan sampah,dan sekolah harus mampu menerapkan prilaku ramah lingkungan,” sebut Ibnu Hafid, Rabu (23/2/2022).

Menurut Ibnu Hafid, sekolah harus mampu menerapkan perilaku ramah lingkungan di sekolah, supaya sekolah Adiwiyata dalam pembinaan gerakan peduli dan berbudaya lingkungan hidup di tingkat SMP dan SD.

“Perilaku Ramah Lingkungan(PRLH) disekolah setidaknya melekukan terhadap kebersihan, sanitasi, pengurangan dan pemeliharaan pohon, konservasi air dan energi PRLH,” terangnya.

Selain itu, sesuai dengan semboyan sampahmu tanggung jawabku, kegiatan pembinaan juga bertujuan mempersiapkan satuan pendidikan melaksanakan komitmen gerakan PBLHS sesuai petunjuk pengisian kuisioner dan pada waktunya menjadi sekolah Adiwiyata kabupaten, provinsi, nasional, mandiri melalui proses evaluasi penilaian oleh tim Adiwiyata Dinas Lingkungan Hidup.

“Semoga dengan gerakan PBLHS dapat meningkatkan literasi warga sekolah dan meningkatkan siswa berperilaku ramah lingkungan, berhasil dan bermanfaat bagi semua orang,” tutupnya.

Dalam acara tersebut, hadir sebagai narasumber Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kharul Anwar S HUT MP didampingi oleh Fungsional pengawas lingkungan. (KG)

Exit mobile version