Berita Foto

Dewan Dorong Pemko Sediakan Marketplace Online untuk Pedagang

1992

POSACEH.COM, BANDA ACEH – Pasca pemberlakuan darurat sipil dan jam malam di Provinsi Aceh, pelaku UMKM di Banda Aceh khususnya menerima dampak yang cukup berat. Sulitnya transaksi ekonomi bagi masyarakat Kota Banda Aceh di masa wabah Covid-19 menyebabkan perekonomian masyarakat terhambat dan kebutuhan masyarakat tidak terpenuhi dengan baik. “Sudah sepatutnya Pemko Banda Aceh melalui Dinas Teknis memikirkan Aplikasi Online secara spesifik sesuai karakteristik lokal misalkan dengan melaunching Banda Aceh marketplace,” kata Musriadi Aswad MPd, kepada media ini, di Banda Aceh, Rabu (1/4/2020).

Menurut anggota DPRK Banda Aceh, bahwa Aplikasi Online berbasis lokal ini penting, karena ada 12.012 unit UMKM di Banda Aceh yang langsung terdampak secara ekonomi akibat bencana nasional ini, pedagang tidak bisa lagi melakukan aktifitasnya secara normal, sementara kebutuhan masyarakat juga sulit didapatkan bahkan harganya semakin meloncak tinggi. “Aplikasi ini diharapkan menjadi wadah antara penjual dan pembeli dari berbagai toko maupun pedagang untuk kebutuhan warga kota,” ujar Musriadi Aswad.

Begitupun, anggota DPRK Banda Aceh Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Dapil Kecamatan Ulee Kareng dan Syiah Kuala, sangat yakin jika ini bisa diinisiasi tentu sangat membantu warga Kota Banda Aceh. Karena aplikasi goofood yang ada belum mengakomudir seluruh pedagang sayuran, ikan dan kebutuhan sehari-hari lainnya.

Sejalan dengan Banda Aceh ditetapkan menjadi pilot project smart city, sudah selayaknya Pemko Banda Aceh melakukan lompatan inovasi dalam berbagai kebijakan yang memudahkan semua proses transaksi ekonomi.

“Tentu aplikasi online untuk pedagang berkarakteristik lokal menjadi terobosan yang sangat relevan dengan kebijakan pembatasan sosial berkala besar pasca pandemi covid-19 semakin meningkat di Banda Aceh setiap harinya. Langkah ini juga bagian dari ikhtiar dalam menyelamatkan warga Kutaraja, tegas Musriadi Aswad, politisi PAN Kota Banda Aceh.

Terkait dengan penanganan Covid-19, Ia mengajak seluruh warga kota bersama dengan pemerintah untuk bahu membahu dalam upaya memutuskan mata rantai penyebaran virus tersebut. “Jadi seluruh masyarakat dapat mematuhi protokol penangan Covid-19, sembari menunggu pemerintah memberikan bantuan kepada warga yang terdampak corona,” ajak Musriadi Aswad, dan semua kita terus berdoa kepada Allah SWT agar musibah ini cepat berlalu.(MarDG)

Exit mobile version