posaceh.com, Kota Jantho – Komandan Pangkalan Udara Sultan Iskandar Muda (Danlanud SIM) Kolonel Pnb Hantarno Edi Sasmoyo M Han melakukan kunjungan kerja sekaligus silaturahmi ke SMK Negeri Penerbangan Aceh untuk menjalin kembali hubungan kemitraan yang sempat terputus selama beberapa tahun terakhir serta mempererat sinergi dalam pengembangan pendidikan vokasi di bidang penerbangan, di Desa Data Makmur, Kecamatan Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar, Senin (19/5/2025).
Kedatangan Kolonel Sasmoyo disambut hangat oleh Plt Kepala SMKN Penerbangan Aceh Helfiandi SPd MPd bersama jajaran guru dan pembina sekolah. Dalam kunjungan tersebut, Komandan Lanud SIM turut didampingi para Kepala Dinas dan Staf Potensi Kedirgantaraan (Potdirga) Lanud SIM. Rombongan berkesempatan meninjau langsung berbagai fasilitas pendidikan yang dimiliki sekolah, termasuk workshop, alat praktik teknik pesawat udara, simulator, pesawat latihan, hingga asrama siswa.
“Kami ingin membangun kembali kolaborasi yang sudah pernah terjalin antara Lanud SIM dan SMKN Penerbangan Aceh. Ini penting untuk mendukung lahirnya tenaga teknis muda yang unggul dan siap bersaing di dunia penerbangan nasional,” ujar Kolonel Pnb Hantarno Edi Sasmoyo.

Ia juga menekankan pentingnya pembinaan berkelanjutan terhadap peserta didik melalui pendekatan “Asah, Asih, dan Asuh”, guna membentuk karakter dan keterampilan lulusan yang berkualitas.
Sementara itu, Plt Kepala SMKN Penerbangan Aceh Helfiandi menyambut positif kunjungan tersebut dan berharap kolaborasi yang dibangun dapat memberikan manfaat besar bagi pengembangan sumber daya manusia di Aceh, khususnya di sektor vokasi penerbangan.
“Kami merasa terhormat atas kunjungan Bapak Komandan Lanud SIM. Semoga kerja sama ini dapat memberikan dampak positif terhadap kemajuan sekolah dan menciptakan lulusan yang memiliki kompetensi tinggi,” ungkapnya.

Kunjungan tersebut juga menjadi bagian dari tindak lanjut atas Nota Kesepahaman (MoU) antara SMKN Penerbangan Aceh dengan Lanud Sultan Iskandar Muda, sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung pendidikan kejuruan dan penguatan potensi kedirgantaraan di Provinsi Aceh.(Wahyu Desmi/*)











