News

Dandim 0101/KBA Dorong Ketahanan Pangan Melalui Program Nasional di Orientasi Anggota DPRK Banda Aceh

640
Dandim 0101/KBA, Kolonel Czi Widya Wijanarko, S.Sos., M.Tr (Han), menyampaikan materi program ketahanan pangan pada orientasi Anggota DPRK DPRK Kota Banda Aceh masa jabatan 2024-2029, di Hotel Renggali, Takengon, Aceh Tengah, Kamis (5/12/2024). FOTO/ PENERANGAN KODIM 0101/KBA

posaceh.com, Takengon – Dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, Komandan Kodim (Dandim) 0101/Kota Banda Aceh, Kolonel Czi Widya Wijanarko, S.Sos., M.Tr (Han), hadir sebagai pemateri pada acara Orientasi Anggota DPRK Kota Banda Aceh masa jabatan 2024-2029.

Kegiatan yang mengangkat tema “Isu Aktual dan Muatan Lokal: Peningkatan Peran Serta Warga dalam Program Ketahanan Pangan di Banda Aceh Sesuai Program Presiden Asta Cita.” berlangsung di Hotel Renggali, Takengon, Aceh Tengah, Kamis (5/12/2024).

Dalam pemaparannya, Kolonel Czi Widya Wijanarko menyoroti ancaman krisis pangan global yang dapat berdampak signifikan pada Indonesia. Ia menegaskan bahwa tantangan ini memerlukan sinergi dari semua pihak, termasuk masyarakat. “Krisis pangan adalah tantangan serius. Kita semua, baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat, harus bergerak bersama untuk mendukung program ketahanan pangan yang telah dicanangkan pemerintah,” ujarnya.

Dandim menjelaskan, Kodim 0101/KBA telah menjalankan berbagai langkah strategis, seperti pendampingan Babinsa dalam penyuluhan pertanian, optimalisasi alat dan mesin pertanian (alsintan) untuk meningkatkan produktivitas, serta pemanfaatan lahan tidur untuk menjadi area produktif budidaya padi dan jagung. Inisiatif ini dilakukan bekerja sama dengan pemerintah daerah, BUMN, dan pihak swasta.

“Melalui program terstruktur dan kolaborasi erat dengan seluruh elemen masyarakat, kami optimis dapat menciptakan ketahanan pangan yang kuat, sekaligus mengurangi ketergantungan pada impor,” ungkapnya.

Kolonel Widya menekankan bahwa ketahanan pangan merupakan bagian dari visi Presiden dalam Asta Cita, khususnya terkait penguatan swasembada pangan. Untuk itu, Kodim 0101/KBA telah menjalin Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan berbagai instansi untuk memastikan keberlanjutan ketersediaan pangan di wilayahnya.

Ia juga mendorong anggota DPRK Kota Banda Aceh yang hadir agar berperan aktif menggalang dukungan masyarakat terhadap program ketahanan pangan. “Ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Masyarakat juga memiliki peran penting, mulai dari pengelolaan sumber daya lokal hingga penerapan pola konsumsi bijak,” imbuhnya.

Dandim berharap para anggota DPRK menjadi agen perubahan yang mampu mengedukasi masyarakat dan memastikan keberhasilan program ini hingga tingkat lokal.(Wahyu Desmi/*)

Exit mobile version