posaceh.com, Jakarta.- Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria menyebut PT Kereta Api Indonesia ( KAI ) akan melakukan elektrifikasi atau perpanjangan jalur KRL ke lima kota pada tahun ini, termasuk sampai Cikampek dan Sukabumi.
Perpanjangan jalur KRL ini sebagai bagian dari upaya mendorong pengembangan kota baru dan penguatan industri perkeretaapian nasional.
Dony mengatakan perpanjangan rute KRL akan dilakukan pada sejumlah jalur strategis, khususnya dari Jakarta menuju daerah penyangga, seperti Jakarta-Cikampek, Jakarta-Sukabumi, dan Jakarta-Rangkasbitung.
“Kereta api, saya meminta mereka untuk melakukan tahun ini saja kami melakukan elektrifikasi di lima kota. Salah satunya di Jakarta, kami akan melakukan elektrifikasi Jakarta Cikampek, Jakarta Sukabumi, Jakarta-Rangkas,” ujar Dony dalam acara CNBC Economic Outlook 2026 di Hotel Kempinski, Jakarta, Selasa (24/1/2026!).
“Tujuannya apa, dengan kita melakukan elektrifikasi kereta api listrik, ini akan menghidupkan kota-kota baru dan tahun ini harus dilakukan,” katanya.
Dony menambahkan investasi yang dibutuhkan untuk program elektrifikasi tersebut relatif tidak besar. Namun, pada saat yang sama, kebijakan ini akan menghidupkan kembali industrialisasi nasional, khususnya melalui PT Industri Kereta Api (INKA).
Ia juga menegaskan KAI tidak lagi mengizinkan mengimpor gerbong maupun lokomotif dan wajib memproduksinya di dalam negeri.
“Saya mewajibkan kereta api itu tidak boleh lagi mengimpor gerbong maupun lokonya. Dia wajib melakukan manufaktur di INKA,” tegasnya.
Dony menyebut keberpihakan terhadap industri nasional menjadi kunci keberlangsungan sektor manufaktur dalam negeri. Ia memperkirakan total investasi transformasi perusahaan kereta api mencapai sekitar Rp50 triliun.
“Sementara kita akan menghabiskan total kurang lebih dari proses transformasi daripada perusahaan kereta api kita itu kurang lebih sekitar Rp50 triliun,” ucapnya.(Muh/*)
