News

Cara Ngopi di Tengah Pandemi

2146
Suasana salah satu warung kopi di Banda Aceh sudah mengikuti protokol kesehatan pencegahan corona dengan menjaga jarak. foto/ banghas

POSACEH.COM, BANDA ACEH – Imbauan untuk menerapkan _*Physical Distancing*_ di warung kopi berjalan cukup baik di Banda Aceh, seperti terlihat di salahsatu warung kopi ternama di kawasan Lampaseh Kota, Kecamatan Kutaraja, Kamis (16/4/2020).

Meja di gabung dua dengan empat kursi di setiap sisinya. Sebagian warga tetap menggunakan masker, sesekali membukanya ketika hendak minum kopi.

Bachtiar (45), warga asal Pidie ketika ditemui Pos Aceh menyebutkan penerapan Physical Distancing cukup baik di Banda Aceh, apalagi dengan solusi ini warung kopi bisa kembali dibuka.

“Kita harus patuh pada protokol kesehatan dengan jaga jarak, agar bisa terus ngopi,” kata pria yang akrab dipanggil Bang Yan Pumesta ini sambil tertawa yang diamini temannya yang dari tadi terus menyimak pembicaraan kami.

Sebelumnya pemerintah melarang aktivitas usaha termasuk larangan beroperasi warung kopi, kondisi ini membuat penikmat kopi Aceh merana. Saat itu, banyak juga warga kota yang mengeluh.

Banda Aceh kdengan seribu warung kopi, aktivitas warga sehari-hari nyaris selalu bersentuhan dengan ngopi, sampai ada adagium “jep kupi nget bek pungoe” (minum kopi jangan sampai gila-red).

 

Bang Yan tidak sendiri, penikmat kopi lain merasakan penerapan jaga jarak cukup baik dan ini akan membuat warung kopi terus hidup. “Kita harus bersyukur dan menerima kondisi ini, ketimbang warung kopi ditutup lagi, kan lebih baik ngopi walaupun jaga jarak,” imbuh Bang Yan.

Pemerintah terus mengajak warga untuk menerapkan Physical Distancing, suatu kondisi jaga jarak namun tetap berhubungan sosial. Upaya ini dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona atau Covid-19 di Kota Banda Aceh.

Penumpukan warga di sejumlah warung kopi cukup menjadi perhatian pemerintah, seruan jaga jarak, sering cuci tangan dan menggunakan masker terus dikampanyekan ketika warga melakukan aktivitas ke luar rumah.

“Kita berpotensi membawa virus ke rumah, untuk itu wajib jaga diri jaga jarak, terapkan protokol kesehatan setiba di rumah agar keluarga kita aman dan jauh dari virus,” pungkas Bang Yan, mengakhiri pembicaan sembari meneguk kopi kesukaannya.(Banghas).

Exit mobile version