Daerah

Camat Darul Kamal: Rumah Gizi Gampong Langkah Pasti Atasi Stunting

2389
×

Camat Darul Kamal: Rumah Gizi Gampong Langkah Pasti Atasi Stunting

Sebarkan artikel ini
Camat Darul Kamal, Subhan

posaceh.com, Kota Jantho – Kecamatan Darul Kamal, Kabupaten Aceh Besar terus berupaya menekan laju stunting, Camat Darul Kamal, Subhan, menyebut Rumah Gizi Gampong (RGG) merupakan langkah pasti mengurangi pertumbuhan stunting di Kecamatan Darul Kamal.

Subhan mengatakan, sekarang ini angka stunting di Darul Kamal berada pada posisi 2,5% dari jumlah anak dan balita yang terdampak stunting di Kecamatan tersebut.
“Dari 2,5 persen itu hanya tiga gampong yang memerlukan perhatian khusus, ketiga gampong yang perlu perhatian khusus itu adalah Gampong Lamkunyet yang terdapat 18 anak dan balita, Gampong Lamtadok terdapat 16 anak dan balita, dan Gampong Lamsod terdapat 14 anak dan balita serta ibu hamil,” sebutnya, di Ruang Kerjanya, Senin (12/9/2022).

Ia juga mengatakan, pihaknya bekerjasama dan berkoordinasi langsung dengan Puskesmas dan Polsek serta Danramil dalam upaya penanganan stunting di Kecamatan Darul Kamal.
“Salah satu cara yang kami lakukan adalah, memberikan pendampingan selama 3 bulan dengan memberikan makanan yang bergizi dan melakukan pengukuran serta penimbangan kembali terhadap anak dan balita serta ibu hamil di daerah yang terdampak stunting,” ungkapnya.

Terkait anggaran yang digunakan untuk penanganan stunting, Subhan menjelaskan, anggaran penanganan stunting langsung dari dana desa dan Gampong Lamsod salah satu gampong yang tergolong silva dana desanya termasuk dana BLTnya silva.
“Sehingga dengan silvanya dana desa tersebut, masyarakat Gampong Lamsod berinisiatif menggunakan dana desa yang silva tersebut dimanfaatkan untuk penurunan angka stunting dengan membangun rumah gizi gampong. Dan Gampong Lamsod satu – satunya gampong yang memiliki rumah gizi,” tuturnya.

Penanganan stunting di Gampong Lamsod itu sendiri, berbeda dengan gampong lain di Kecamatan Darul Kamal, karena di Gampong Lamsod ada tim yang terlibat langsung yang selalu memantau kondisi dengan melibatkan FORKOPIMCAM selama 4hari dalam seminggu.
“Empat hari tersebut adalah hari senin, selasa, rabu dan hari kamis, dalam empat hari itu kita dampingi anak-anak yang terindikasi stunting dengan menu makanan yang bergizi,” ucapnya.

Subhan berharap, Gampong Lamsod menjadi contoh untuk gampong – gampong lain yang berada di Kecamatan Darul Kamal.
“Mudah-mudahan tahun depan gampong lain dapat mengalokasikan dana desa untuk penanganan stunting,” pungkasnya. (Wahyu Desmi)