posaceh.com, Jakarta – BYD Atto 1 mencatat distribusi 4.840 unit di Indonesia sepanjang September 2026.
Dalam data wholesales yang dirangkum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo).
Hasil tersebut melampaui Toyota Avanza sebanyak 3.872 unit dan menjadikan Atto 1 salah satu model mobil penumpang dengan distribusi terbesar pada bulan itu.
Laporan Gaikindo yang diterbitkan 25 Oktober 2026 menempatkan Daihatsu Gran Max pada posisi teratas jika seluruh versi niaga dan penumpangnya digabung, yaitu 5.763 unit.
Atto 1 berada di urutan berikutnya dengan 4.840 unit. Untuk mobil listrik berbasis baterai, Atto 1 menjadi model dengan jumlah distribusi tertinggi dalam daftar yang dipaparkan asosiasi tersebut.
Mobil listrik lain juga muncul di jajaran atas. Jaecoo J5 EV tercatat 3.276 unit pada September, sementara Geely EX2 sebanyak 1.890 unit.
Toyota Avanza membukukan 3.872 unit, disusul sejumlah model konvensional seperti Toyota Calya dengan 2.966 unit dan Honda Brio dengan 2.097 unit.
Angka-angka tersebut menunjukkan persaingan lintas jenis penggerak dalam peringkat distribusi bulanan, bukan semata daftar pemesanan mobil listrik.
Distribusi ke diler tidak sama dengan penjualan langsung
Data wholesales mengukur kendaraan yang didistribusikan produsen ke jaringan penjualan.
Indikator ini berbeda dari retail sales atau penjualan diler ke konsumen akhir. Karena itu, jumlah 4.840 unit Atto 1 tidak dengan sendirinya berarti seluruh kendaraan tersebut sudah diterima pembeli pada September.
Pembedaan ini penting ketika angka distribusi digunakan untuk membaca perkembangan pasar.
Dalam cakupan yang lebih panjang, Bisnis Indonesia melaporkan total wholesales kendaraan listrik berbasis baterai pada Januari–September 2026 mencapai 117.218 unit.
Angka itu naik 112,25 persen dibandingkan 55.225 unit pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Untuk sembilan bulan tersebut, Jaecoo J5 dilaporkan mencatat 26.635 unit, sedangkan BYD Atto 1 sebanyak 24.749 unit.
Dengan demikian, Atto 1 memimpin distribusi bulanan September, tetapi bukan pemimpin akumulasi sembilan bulan pada data yang dikutip laporan itu.(Muh/*)











