NewsOlahraga

Bupati Muharram Apresiasi Pra PORA Voli di Kota Jantho

29
Bupati Aceh Besar, Muharram Idris melakukan service bola pertama menandai resmi nya dimulai Pra PORA Voli di GOR Serbaguna Jantho Sport City (JSC) Kota Jantho, Aceh Besar, Senin (7/9/2026).

posaceh.com, Kota Jantho – Bupati Aceh Besar, Muharram Idris atau Syech Muharram, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh atlet, kontingen kabupaten/kota, dan KONI Aceh yang telah memilih Kota Jantho sebagai lokasi penyelenggaraan Pra PORA Cabang Olahraga Bola Voli.

“Kita menyambut baik dan dengan tangan terbuka pelaksanaan Pra PORA Voli di Jantho Sport City ini. Ke depan, kami juga siap dan terbuka untuk kembali menjadi tuan rumah event-event olahraga baik tingkat provinsi maupun nasional,” ujar Syech Muharram saat membuka resmi Pra PORA Voli di GOR JSC, Kota Jantho, Senin (7/9/2026).

Bupati menegaskan, kesiapan Aceh Besar tidak lepas dari dukungan fasilitas olahraga berstandar yang telah dimiliki. Jantho Sport City dengan lapangan indoor dan outdoor yang representatif dinilai sangat layak menjadi pusat kegiatan olahraga di Aceh.
“Kami berharap KONI Aceh dapat lebih sering menggelar event di Kota Jantho, Aceh Besar,” katanya.

Siap Berkolaborasi Sukseskan PORA

Lebih lanjut, Syech Muharram menyatakan Aceh Besar siap untuk berkolaborasi dengan Kabupaten Aceh Jaya demi suksesnya penyelenggaraan PORA XV 2026.

Multi event olahraga empat tahunan terbesar di Aceh itu, menurutnya, harus menjadi pesta olahraga yang membanggakan seluruh masyarakat Aceh.

Ia juga berharap Pra PORA ini dapat menjadi kawah candradimuka lahirnya atlet-atlet terbaik. “Semoga dari ajang ini muncul bibit-bibit unggul yang nantinya mampu mengharumkan nama Aceh di tingkat nasional, termasuk pada ajang PON,” harapnya.

Bupati juga berpesan agar seluruh pertandingan berlangsung sportif, menjunjung tinggi persaudaraan, dan menjadi hiburan berkualitas bagi masyarakat.

“Olahraga adalah budaya hidup sehat. Melalui olahraga, pemuda-pemudi kita memiliki kesibukan positif sehingga terhindar dari hal-hal yang merusak masa depan,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, Syech Muharram mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai agama selama perhelatan berlangsung.

“Di tengah kesibukan event yang penting ini, jangan lupakan hal yang lebih penting: kehidupan akhirat. Mari tunaikan shalat tepat waktu dan mari kita jaga adab, termasuk menutup aurat. Semoga kita meraih kemenangan, baik di dunia maupun di akhirat,” pesannya.

KONI Aceh: Menyelamatkan Voli Aceh

Sementara itu, Ketua Panitia Pengarah Pra PORA sekaligus Ketua Harian KONI Aceh, Kennedi Husein, menjelaskan bahwa KONI Aceh mengambil alih penyelenggaraan Pra PORA sebagai langkah penyelamatan cabang olahraga voli.

“Pelaksanaan Pra PORA sempat tertunda empat kali karena dinamika internal di induk organisasi. Demi keberlangsungan cabor dan masa depan atlet, KONI Aceh mengambil alih. Setelah ini, akan kami kembalikan kepada Pengprov PBVSI Aceh,” jelasnya.

Kennedi menambahkan, tujuan utama Pra PORA adalah untuk menjaring tim terbaik yang akan berlaga di PORA XV Aceh Jaya, sekaligus menyeleksi pemain potensial untuk persiapan Porwil dan Pra PON.

Wakil Ketua Panitia Pengarah, H. Musa Bintang, melaporkan bahwa Pra PORA Voli diikuti 18 tim kabupaten/kota se-Aceh untuk nomor indoor dan voli pasir, dengan total 455 atlet putra dan putri.

Pertandingan akan dipimpin oleh 28 orang wasit berlisensi nasional dari berbagai daerah di Aceh. (Sdm).

Exit mobile version