Daerah

BPOM Aceh Tengah Gandeng Dinas Perdagangan dan UKM Galus Edukasi Warga Soal Obat dan Makanan

1709
×

BPOM Aceh Tengah Gandeng Dinas Perdagangan dan UKM Galus Edukasi Warga Soal Obat dan Makanan

Sebarkan artikel ini
Kadis Dinas Perdagangan dan UKM Gayo Lues Syahrul ST MM saat memberikan arahan kepada para pelaku usaha UKM bertempat di Marmas Offroom jalan Blangkejeren Kutacane desa Mangul Kecamatan Blangkejeren, Gayo Lues, Kamis (24/2/2022). FOTO/ KAMAL GAYO

posaceh.com, Blangkejeren – Pemenuhan pangan yang aman dan bermutu merupakan hak asasi manusia,tidak terkecuali pangan yang dihasilkan oleh Industri Rumah Tangga (IRT).

 

“Mutu gizi pangan mengamanatkan bahwa pangan olahan yang diperduksi oleh industri rumah tangga wajib memiliki sertifikat produksi pangan industri rumah tangga (SPP-IRT) yang diterbitkan oleh Bupati/ Walikota dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM),” ujar Sri Wardono,Kepala BPOM Aceh Tengah bekerja sama dengan

Dinas Perdagangan dan UKM Gayo Lues bertempat di Marmas Offroom jalan Blangkejeren Kutacane Medan Desa Mangul Kecamatan Blangkejeren , Gayo Lues Kamis (24/2/2022).

 

Untuk lebih memberikan pemahaman kepada masyarakat,Sri Wardono kemudian mencontohkan,konsumen harus cek kemasan,label,cek izin edar dan kedaluwarsa. Jika semua terpenuhi maka boleh dikonsumsi dan beli. Masyarakat juga dapat mengecek nomor izin edar di aplikasi BPOM terlebih dahulu,atau izin dari Dinas Kesehatan untuk produk sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga. “Pedoman pemberian SPP-IRT. SPP-IRT berlaku sebagai jaminan pangan produksi IRT telah memenuhi persyaratan dalam rangka peredaran pangan produksi IRT,” sebut Sri.

 

Sementara Kadis Dinas Perdagangan dan UKM Gayo Lues Syahrul ST MM mengatakan dengan adanya sosialisasi ini,masyarakat agar dapat lebih memahami bahan makanan dan Obat- obatan yang bermanfaat serta tidak mengandung bahan berbahaya.

 

Selain itu juga mereka akan mengerti bagaimana cara mengurus izin registrasi produk – produk yang dihasilkan dan diharapkan bisa memberikan pemahaman dan kesadaran kepada produsen untuk memproduksi pangan maupun obat – obatan aman dan bermutu. “Nantinya mampu meningkatkan daya saing dan dengan mengikuti program -program yang ada semoga IRT di Kabupaten Gayo Lues semakin berkembang sehingga bisa meningkatkan perekonomian dan sejahtera,” pungkas Syahrul.

 

Kegiatan yang bertajuk edukasi komunikasi informasi dan sosialisasi ini,berlangsung satu hari yang di ikuti oleh para pedagang dan pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) di Gayo Lues. (KG)