Hukrim

BNNK Bersama Polres dan Kodim 0113 Galus, Musnahkan Ladang Ganja Di Kecamatan Pining

1597
×

BNNK Bersama Polres dan Kodim 0113 Galus, Musnahkan Ladang Ganja Di Kecamatan Pining

Sebarkan artikel ini
Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gayo Lues bersama Polres Gayo Lues dan Kodim 0113 Gayo Lues melakukan pemusnahan ladang ganja yang berada di pegunungan Desa Uring Kecamatan Pining Kabupaten Gayo Lues pada Sabtu (28/5/2022). FOTO/IST

posaceh.com, Blangkejeren – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gayo Lues bersama Polres Gayo Lues dan Kodim 0113 Gayo Lues melakukan pemusnahan ladang ganja yang berada di pegunungan Desa Uring Kecamatan Pining Kabupaten Gayo Lues pada Sabtu (28/5/2022).

 

 

Pemusnahan ladang ganja tersebut dihadiri Kepala BNNK Gayo Lues Fauzul Iman ST MSi di dampingi personil BNNK, Kapolres Gayo Lues AKBP Efrianza SIK, Wakapolres Kompol Mhd. Rasid SH beserta personil PS.Kabag OPS AKP. Hadidin SH, Kasat Narkoba AKP. Darli SH,Kasi Humas Polres Gayo Lues AKP. Syamsul Bahri, Kapolsek Pining IPDA. Surya Yusba dan anggota.

 

Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gayo Lues bersama Polres Gayo Lues dan Kodim 0113 Gayo Lues melakukan pemusnahan ladang ganja yang berada di pegunungan Desa Uring Kecamatan Pining Kabupaten Gayo Lues pada Sabtu (28/5/2022). FOTO/IST

Serta dari pihak TNI AD juga turut hadir Dandim 0113 Gayo Lues Letkol Inf. Yudhi Hendro Prasetyo didampingi oleh 6 Anggota TNI, sementara perwakilan Pemerintah dihadiri oleh Kasatpol PP Gayo Lues Sabri SPd.

 

 

Dalam kesempatan tersebut Kapolres Gayo Lues AKBP Efrianza SIK mengatakan untuk ladang ganja yang di hannguskan hari ini lebih kurang 3 Hektar yang ditemukan oleh Personil Polres Gayo Lues di lapangan.

 

 

Kapolres Gayo Lues mengharapkan kedepannya tidak ada lagi masyarakat menanam ganja dan masyarakat agar dapat beralih ke tanaman yang produktif untuk mencari nafkah.

“Tentunya ini lebih baik ketimbang menanam tanaman ganja,” sebut Kapolres Gayo Lues ini.

 

 

Pada saat yang sama Kepala BNNK Gayo Lues Fauzul Iman ST MSi menyampaikan, pemusnahan batang ganja ini salah satu keseriusan antara jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Gayo Lues dan BNNK Gayo Lues yang bersinergi dengan TNI/ Polri dalam hal penyelamatan generasi bangsa.

“Ini sebagai upaya P4GN di Kabupaten Gayo Lues khususunya di Kecamatan Pining ini,” ucapnya.

 

Ia juga mengatakan, Kecamatan Pining merupakan salah satu Pilot Project dari Program GDAD tentunya kita tidak ingin masyarakat menanam ganja, karena jika dilihat dari aspek hukumnya ganja termasuk golongan satu yaitu hukumannya minimal 4 Tahun,dan maksimal hukuman mati.

“Jadi kami himbau kepada masyarakat Kabupaten Gayo Lues jangan ada lagi coba – coba menanam ganja,lebih baik menanam tanaman pertanian yang lebih produktif,BNNK Gayo Lues telah membuat Program GDAD yaitu mengganti tanaman ganja menjadi tanaman kopi,jagung,dan jahe merah,” terang Fauzul Iman.

 

 

Selain itu Dandim 0113 Gayo Lues Letkol Inf. Yudhi Hendro Prasetyo menjelaskan, Pemusnahan ladang ganja ini adalah salah satu peringatan dari kita, Narkoba itu sangat merusak generasi muda bangsa,dan kita harus menghilangkan Stigma bahwa Gayo Lues ini penghasil ganja itu yang harus kita hilangkan.

“Sehingga masyarakat harus beralih dari tanaman ganja menjadi tanaman jagung,tanaman kopi dan sebagainya yang terkenal dari Negeri Seribu Bukit ini,dan masyarakat harus sadar hukum,” terang Dandim 0113 Gayo Lues ini.

 

 

Sementara perwakilan Pemerintah Daerah Kabupaten Gayo Lues Kasatpol PP Sabri SPd mengatakan, Pemusnahan ganja ini dijadikan pelajaran bagi kita semua,dan berharap mari kita bersinergi dalam hal P4GN dan GDAD. Sehingga dapat merubah mindset masyarakat ternyata ternyata bukan ganja,dalam kehidupan yang lebih baik,tetapi berkat adanya Program yang dilakukan dari BNNK Gayo Lues,dan Pemerintah Daerah Gayo Lues bersinergi dengan TNI/Polri.

“Untuk menyamakan persepsi dan masyarakat kedepan,bisa menjadi lebih baik seperti Visi/ Misi Bupati dan Wakil Bupati Gayo Lues menjadikan masyarakat yang Islami mandiri dan sejahtera,” tutup Kasatpol PP ini mengahiri. (Kamal Gayo)