News

BNN Banda Aceh Tes Urine Delapan Remaja yang Diamankan Polresta

1748
FOTO/ BNNK BANDA ACEH Tim BNN Kota Banda Aceh melakukan serangkain tes urine kepada delapan remaja yang diamankan di Polresta Banda Aceh, Rabu (6/5/2020)

POSACEH.COM, BANDA ACEH – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Banda Aceh melakukan tes urine terhadap delapan remaja yang diamankan Polresta Banda Aceh yang sebelumnya diserahkan warga gampong Punge Ujong, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh, Rabu (6/5/2020).

Sebelumnya warga menemukan pera remaja ini pagi hari di dalam Mobil Daihatsu Xenia BL 1676 PI yang terparkir di halaman Mushalla Babul Iman, dan diserahkan ke Polresta Banda Aceh untuk dilakukan pengusutan lebih lanjut.

Merilis dari tribratanewsrestabandaaceh, kedelapan remaja tersebut diantaranya dua wanita dan enam laki – laki dengan identitas IR (18) warga Jeunieb, MH (21), RZ (18) warga Langsa, SF (15) warga Beureunuen, AK (17) warga Peuniti, SAA (20) warga Lampaseh Kota dan RZ (18), RM (17) warga Panteriek.

Tim BNN Kota Banda Aceh kemudian bergerak cepat setelah dihubungi pihak Polresta untuk melakukan serangkaian tes urine dengan dugaan penyalahgunaan narkotika.

Kepala BNN Kota Banda Aceh melalui Kasi Rehabilitas Desi Rosdiana SKM.MKM dan Personil Berantas BNN Kota Banda Aceh segera melakukan koordinasi dan persiapan untuk konfirmasi urine tes terhadap delapan remaja yang diduga melakukan penyalahgunaan narkoba.

“Sesuai protokol kesehatan BNN, maka kami segera menurunkan dua orang dokter BNN Banda Aceh dengan menggunakan APD lengkap,” kata Desi kepada Pos Aceh, Kamis (7/5/2020).

Screening diawali dengan rapid tes COVID-19 yang dilakukan oleh tim Gugus Covid-19 Dokkes dan tim Dinkes Banda Aceh, dikarenakan temperature tubuh beberapa remaja diatas 37 derajat celcius dan dua orang di antaranya yang berasal dari luar Banda Aceh dalam kondisi demam.

Setelah itu dilanjutkan dengan pemeriksaan urine tes oleh tim Klinik Pratama BNN Kota Banda Aceh yang dipimpin oleh dr. Laura Machnum dan dr. Teuku Ona Arief dengan menggunakan APD lengkap. “Pemeriksaan delapan remaja ini hasil tes urine dengan konfirmasi negatif narkoba,” sebut Desi.

Selanjutnya tindak lanjut terhadap delapan orang remaja ini diserahkan kembali kepada keputusan dari Kapolresta Banda Aceh Kombes. Pol. Trisno Riyanto, SH.

Desi mewakili BNN Kota Banda Aceh kembali menghimbau para orang tua untuk memantau anak-anaknya, apalagi dalam kondisi Pandemi ini dianjurkan untuk membatasi pergaulan karena selain rentan pengaruh narkoba juga ancaman penularan corona.

“Orang tua bertanggung jawab penuh menjaga putra-putrinya, baik yang di rumah atau sedang di rantau bekerja dan kuliah, ini penting sekali agar mereka terhindar dari pengaruh buruk narkoba dan penularan COVID-19,” pungkas Desi.(MarDG)

Exit mobile version