posaceh.com, Kota Jantho – Kemendukbangga/BKKBN Aceh bekerja sama dengan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Aceh Besar menggelar pelayanan kontrasepsi bagi masyarakat di Posko Pengamanan Mudik Lebaran Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar, Kamis (26/3/2026).
Kegiatan tersebut menyasar para pemudik yang melintas di jalur Banda Aceh–Meulaboh. Pelayanan diberikan melalui bus layanan KB milik BKKBN Aceh yang disiagakan di lokasi, meliputi pemasangan implan, IUD, pemberian pil, hingga pembagian kondom bagi pasangan usia subur.
Kepala Perwakilan BKKBN Aceh, Safrina Salim, mengatakan bahwa pelayanan KB di jalur mudik merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memastikan akses layanan kesehatan reproduksi tetap tersedia, meski di tengah mobilitas tinggi masyarakat saat Lebaran.
“Pelayanan KB on the road ini menjadi upaya mendekatkan layanan kepada masyarakat, khususnya pasangan usia subur yang sedang dalam perjalanan. Dengan hadirnya bus pelayanan di posko mudik, masyarakat dapat memperoleh layanan kontrasepsi secara cepat, aman, dan gratis tanpa harus datang ke fasilitas kesehatan,” ujar Safrina.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga bertujuan menjaga keberlangsungan penggunaan kontrasepsi sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perencanaan keluarga.

“Momen mudik juga kita manfaatkan untuk memberikan edukasi singkat terkait kesehatan reproduksi dan penggunaan kontrasepsi yang tepat bagi pasangan usia subur,” terangnya.
Sementara itu, Bidan Irayani menilai pelayanan KB di lintasan mudik sangat efektif karena memudahkan masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu.
“Pelayanan on the road seperti ini sangat membantu. Masyarakat tidak perlu mencari fasilitas kesehatan, cukup singgah di posko mudik dan langsung mendapatkan pelayanan,” jelasnya.
Apresiasi juga datang dari personel Polres Aceh Besar yang bertugas di posko tersebut. Kehadiran layanan KB dinilai menambah fungsi posko mudik tidak hanya sebagai tempat istirahat, tetapi juga sebagai lokasi pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Seorang penerima layanan, Ida, mengaku terbantu dengan adanya pelayanan KB di jalur mudik tersebut.
“Kami sangat terbantu karena bisa mendapatkan edukasi kesehatan dan pelayanan langsung di perjalanan. Petugasnya ramah dan prosesnya juga tidak lama,” ungkapnya.
Sebagai informasi lainnya, BKKBN Aceh mencatat ada sebanyak 10 pasangan usia subur mendapatkan pelayanan kontrasepsi secara langsung pada kegiatan tersebut. Program tersebut menjadi bagian dari upaya BKKBN Aceh dalam menghadirkan layanan kesehatan reproduksi yang mudah diakses masyarakat selama arus mudik Idulfitri.(Why/*)











