InternasionalOlahraga

Beiranvand Disanjung, Jadi Tembok Iran Gagalkan 7 Peluang Emas Belgia

34
×

Beiranvand Disanjung, Jadi Tembok Iran Gagalkan 7 Peluang Emas Belgia

Sebarkan artikel ini
FIFA via Getty Images/Matt McNulty.FOTO/ FIFA

posaceh.com, Jakarta – Alireza Beiranvand menjadi sosok yang paling banyak dibicarakan usai laga Belgia kontra Iran di Grup G Piala Dunia 2026.

Kiper berusia 33 tahun itu tampil luar biasa dan sukses menggagalkan berbagai peluang emas Belgia hingga pertandingan berakhir imbang tanpa gol.

Bermain di SoFi Stadium, Los Angeles, Senin (22/6/2026) dini hari WIB, Iran menghadapi tekanan bertubi-tubi dari Belgia yang diperkuat Kevin De Bruyne dan Romelu Lukaku.

Namun, Beiranvand berdiri kokoh di bawah mistar dan menjadi alasan utama Tim Melli mampu membawa pulang satu poin berharga.

Menurut catatan pertandingan, Beiranvand melakukan tujuh penyelamatan penting sepanjang laga. Beberapa di antaranya tergolong spektakuler, termasuk penyelamatan luar biasa terhadap peluang Maxim De Cuyper dari jarak dekat yang membuat publik terpukau.

Belgia mendominasi penguasaan bola dan terus menekan sepanjang pertandingan. Namun setiap peluang yang mengarah ke gawang Iran seolah mentok di tangan Beiranvand.

Laga semakin menarik setelah Belgia harus bermain dengan 10 orang pada menit ke-66 akibat kartu merah yang diterima Nathan Ngoy. Meski unggul jumlah pemain, Iran tetap lebih banyak bertahan dan mengandalkan solidnya lini belakang yang dipimpin Beiranvand.

Aksi sang kiper langsung viral di media sosial. Banyak penggemar menyebutnya sebagai “Tembok Iran” karena berkali-kali menggagalkan peluang Belgia yang terlihat hampir pasti berbuah gol.

Bahkan sejumlah media internasional menempatkan penampilannya sebagai salah satu aksi penjaga gawang terbaik sejauh ini di Piala Dunia 2026. Tak heran jika Beiranvand diganjar FIFA Man of the Match Award saat laga Iran lawan Belgia.(Muh/*)