Internasional

Batu Nisan dan Rumah Sakit di Bawah Laut Ungkap Wabah Mengerikan di Abad ke-19

1911
temuan batu nisan dan rumah sakit di bawah laut. ©NATIONAL PARK SERVICE PHOTO/C. SPROUL

posaceh.com – Temuan Batu Nisan Bawah Laut Ungkap Adanya Rumah Sakit Hingga Situs Pemakaman yang Terendam

Arkeolog menemukan batu nisan yang terendam di Taman Nasional Dry Tortugas dekat Florida Keys, Amerika Serikat.

Ahli menganggap kemungkinan besar ada pemakaman dan rumah sakit yang terendam di pantai lepas Florida Keys.

Batu nisan yang ditemukan di dalam air itu milik seorang pria bernama John Geer.

Dilansir dari Miami Herald, Greer adalah seorang buruh di benteng Fort Jefferson yang meninggal pada 5 November 1861. Penyebab kematiannya masih belum diketahui.

Namun, benteng tersebut diserang wabah dan penyakit menular serta nyamuk, termasuk demam kuning.

Batu nisan Greer terbuat dari lempengan greywacke. Bahan ini serupa dengan yang digunakan untuk membuat benteng Fort Jefferson.

Fort Jefferson adalah bekas benteng pantai militer AS di Taman Nasional Dry Tortugas Florida.

Dilansir dari Miami Herald, benteng ini mungkin pernah digunakan untuk mengkarantina pasien demam kuning. Dokter pada saat itu juga memanfaatkan pulau-pulau terpencil di sekitarnya sebagai rumah sakit karantina bagi pasien terinfeksi.

Terendam

Namun, beberapa pulau itu sekarang terendam air akibat badai, erosi, dan perubahan iklim.

Selain itu, ada satu situs kuburan yang ditemukan. Ahli mengatakan di dalam situs itu terkubur puluhan anggota militer yang pernah bertugas di benteng Fort Jefferson sekitar tahun 1860-an dan 70-an.

Situs ini tidak sengaja ditemukan saat seorang pekerja taman terbang di atas perairan dangkal. Dia melihat ada sudut siku-siku yang tidak biasa.

Melalui penemuan batu nisan Greer, para arkeolog sedang mencoba mencari tahu lebih banyak tentang batu nisan lain yang mungkin terkubur di situs kuburan bawah laut.(Merdeka.com)

Exit mobile version