posaceh.com, Banda Aceh – Animo luar biasa mewarnai Olimpiade Catur HUT ke-14 Media Pos Aceh 2026. Baru sepekan sejak pendaftaran resmi dibuka pada 16 September lalu, sebanyak delapan regu dari tujuh instansi pemerintah dan swasta telah memastikan diri akan ambil bagian pada kategori beregu di ajang paling bergengsi ini.
Bahkan Regu CV G2 Sejahtera dari Medan Sumatera Utara menjadi instansi pertama yang mendaftar dengan dua Regu A dan B.
Sedangkan tujuh instansi yang memastikan ikut yaitu Dekopin Aceh, Imigrasi, Gampong Kajhu, Haba Nusantara, Haba Publik, serta Desa Bangun Rejo Tanjung Morawa, Deli Serdang.
Penanggung Jawab Registrasi dan Kegiatan, Rezha Fata, menyebutkan, instansi pemerintah dan swasta dari kabupaten/kota di Aceh dan Sumatera Utara tersebut telah menghubungi panitia dan menyatakan kesiapan serta komitmennya untuk bertarung di kategori beregu.
“Perusahaan swasta CV G2 Sejahtera dari Medan, Sumatera Utara yang pertama mendaftar, Rabu (23/9/2026) pagi dengan dua Regu A dan B,” ujar Rezha.
Rezha menjelaskan, Olimpiade Catur yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-14 Media Pos Aceh pada 20 Oktober 2026 ini mempertandingkan dua kategori, yakni beregu dan individu. Seluruh rangkaian pertandingan akan dipusatkan di Kantor Media Pos Aceh, pada 17–18 Oktober mendatang.
Menurutnya, sejumlah instansi yang akan mengirimkan regunya merupakan peserta tahun lalu, bahkan menjadi langganan event catur HUT Media Pos untuk kategori beregu yang mulai dipertandingkan sejak 2024. Sementara event catur Media Pos Aceh sendiri telah dilaksanakan sejak tahun 2020 yang kala itu hanya mempertandingkan kategori individu.
Rezha menambahkan, kategori beregu yang menjadi gelaran utama dan paling bergengsi ini sangat dinantikan dan mampu mengundang minat serta antusiasme tinggi dari berbagai instansi untuk turut ambil bagian.
Sementara itu, Pimpinan Dekopin Aceh, Syarkawi Yuzan, menegaskan pihaknya akan kembali ambil bagian dalam Olimpiade Catur Pos Aceh. “Kami sudah mempersiapkan pemain dan mengirimkan satu regu ke event catur Pos Aceh,” ujarnya.
Pada Olimpiade tahun lalu, Dekopin Aceh menurunkan dua regu, yakni Regu A dan B, di mana Regu A berhasil meraih juara 3. Pada Olimpiade tahun ini, Dekopin Aceh akan turun dengan satu regu yang diperkuat Fudhailul Bari, Musliadi – keduanya merupakan pemain Regu Abtahun lalu – serta Teuku Ardiansyah yang merupakan pemain Regu B tahun lalu.
Direktur CV G2 Sejahtera Medan, Kamiluddin Kastaman, mengatakan telah mendaftar dua regu untuk bertarung di Olimpiade Pos Aceh. “Kami turun dua regu,” ujarnya kepada posaceh.com, Rabu (23/9/2026).
Regu CV G2 sendiri pertama kali tampil pada event Catur HUT Pos Aceh 2024 yang berlabel Festival Catur dengan diperkuat pecatur tangguh kawakan Sumatera Utara, Master Nasional Sukarnedi. Pada tahun 2025 mereka absen. Pada Olimpiade 2026 ini, Regu CV G2 akan diperkuat pecatur tangguh non-master asal Medan.
“Regu CV G2 diperkuat Master Nasional Azhar Panjaitan, Lilit Leonardus Nainggolan, Hamdan Yelpi, Kamiluddin Kastaman, Edi Raja Parinduri, Naufal Dzakwan Parinduri,” ujar Kamiluddin.
Regu Imigrasi Aceh melalui kapten regu, Misri, juga menyatakan akan ambil bagian. Imigrasi tercatat tidak pernah absen dalam event catur Pos Aceh.
Begitu pula Regu Gampong Kajhu, tim gampong terbaik pada Olimpiade tahun lalu, juga memastikan akan kembali turun. “Kami akan ikut,” ujar Sarmadianto dari Regu Gampong Kajhu.
Haba Publik yang juga tidak pernah absen, kali ini akan turun dengan pemain tangguh, FIDE Master (FM) Zulkhairi, Hidayat, dan Musrideni. Sementara Haba Nusantara juga akan ambil bagian dengan diperkuat Muhammad, Bambang Jono, dan Sudirman Mansyur.
Sementara itu, Regu Desa Bangun Rejo, Tanjung Morawa juara bertahan akan ambil bagian. Kapten Desa Bangun Rejo, Rudi Hartono meminta dikirim surat undangan untuk dasar ikut Olimpiade Catur HUT 14 Media Pos Aceh.
Pemain Kontrak dan Master
Sementara itu, Pelaksana Teknis Olimpiade Catur HUT 14 Media Pos Aceh, Sudirman Mansyur, menyebutkan, kategori beregu hanya terbuka bagi instansi pemerintah, TNI, Polri, BUMN, BUMD, Pemerintahan Gampong/Desa/Kelurahan, Perbankan, Universitas, Orsospol, Ormas, dan perusahaan swasta. Pertandingan akan digelar pada 17 Oktober 2026 dengan sistem Swiss 7 babak sehari selesai.
Untuk kategori individu, terbuka bagi masyarakat umum putra dan putri, termasuk peserta yunior usia maksimal 18 tahun kelahiran 1 Januari 2008. Pertandingan akan digelar pada 18 Oktober 2026 dengan sistem Swiss 9 babak atau jumlah babak menyesuaikan dengan jumlah peserta.
Semua kegiatan Olimpiade Catur dilaksanakan di Kantor Media Pos Aceh, Jalan Teungku Adee Utama, Gampong Doi, Banda Aceh.
Untuk komposisi beregu, satu regu terdiri dari 3 pemain, boleh menggunakan pemain mana pun atau pemain kontrak dengan menyertakan surat mandat/rekomendasi dari instansi. Setiap regu hanya diperbolehkan menggunakan satu master dan harus duduk di papan satu. (Sdm).
