posaceh.com, Banda Aceh – Calon Walikota Banda Aceh, Aminullah Usman melontarkan gagasan brilian seusai bank konvensioal hengkang dari bumi Serambi Mekkah ini.
Dia menjelaskan untuk mengikut pola hidup sesuai syariat Islam, akidah dan ibadah, sudah seharusnya warga Aceh menerapkan ekonomi syariah dalam kehidupan sehari-hari.
Aminullah yang berpasangan dengan calon Wakil Walikota H Isnani Husda ini menyatakan lembaga keuangan syariah atau bank syariah yang beroperasi di Aceh sudah tepat. “Kita tidak boleh lagi terjebak dengan bank konvensional, sehingga kita larut dengan ribawi,” tambahnya.
Aminullah yang juga sebagai Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) menambahkan sesuai syariat Islam ditetapkan pada 20022, maka semuanya harus sesuai syariat Islam. “Paham ekonomi syariah harus kita anut,” tegasnya.
Paslon no urut 4, Irwan Djohan menyatakan dirinya sepaham dengan Aminullah. “Pembangunan sektor ekonomi syariah di Aceh harus menjadi contoh,” tambahnya.
Dia menyatakan mendukung kuat ekonomi syariah agar semakin maju, seusai menyebut pariwisata halal dan bioskop syariah.
“Saya mengamini yang dikatakan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani, ekonomi syariah Islam adalah masa depan,” ujarnya.
Dia menyatakan peralihan bank konvensional ke syariah pada waktu bersamaan, maka hanya ada dua bank lagi di Aceh, Bank Aceh dan BSI. “Kita tunggu saja, BSI dan Bank Aceh akan maju bersama rakyat Aceh,” harapnya.
Hal itu mencuat dalam debat pertama sesi tanya-jawab antara paslon walikota dan Wakil walikota Banda Aceh dengan moderator Dosi Alfian dan Syaima Atika dari pukul 20.00 sampai 24.00 WIB dinihari di Amel Convention Hall, Blang Oi, Meuraxa, Banda Aceh, Rabu (30/10/2024) malam.
Empat paslon ikut debat malam itu, yakni no urut 1 Illiza Sa’aduddin Djamal-Afdhal Khalilullah Mukhlis, no urut 2 Zainal Arifin-Mulia Rahman, no urut 3 Aminullah Usman-Isnaini Husda dan no urut 4 Teuku Irwan Djohan-Khairul Amal.(Muh)











