posaceh.com, Jakarta – Organisasi Maritim Internasional atau International Maritime Organization (IMO) sedang mematangkan rencana evakuasi untuk ratusan kapal yang terjebak di Selat Hormuz, Teluk Persia sejak serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran dimulai lebih dari tujuh pekan lalu
Ditemui di sela Pekan Maritim Singapura, Sekretaris Jenderal IMO Arsenio Dominguez mengatakan rencana tersebut hanya dapat diaktifkan ketika ada tanda-tanda deeskalasi yang jelas.
Perincian yang sedang dibahas termasuk urutan keberangkatan kapal, tergantung pada lamanya waktu awak kapal terdampar, di antara faktor-faktor lainnya, tambahnya.
Setiap transit akan mengikuti rute yang telah lama ada — Skema Pemisahan Lalu Lintas yang diusulkan oleh Iran dan Oman dan diadopsi oleh IMO pada 1968, kata Dominguez.
Iran telah mengembangkan sistem selama beberapa minggu terakhir yang mencakup rute khusus di dekat pantainya dan, dalam beberapa kasus, pembayaran.
IMO—yang juga badan di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) — sedang berhubungan dengan negara-negara pesisir, termasuk Iran dan Oman, dan negara-negara bendera untuk menyelesaikan rancangan tersebut.(Muh/*)
