Pemerintah Aceh

Ayam Tangkap Hingga Gulai Ikan Tumis Jadi Menu Harian Jamaah di Asrama Haji

490
×

Ayam Tangkap Hingga Gulai Ikan Tumis Jadi Menu Harian Jamaah di Asrama Haji

Sebarkan artikel ini
Jamaah haji perempuan antre mengambil makanan siang di Asrama Haji Banda Aceh. FOTO/MCH ACEH

posaceh.com, Banda Aceh – Penyelenggara Ibadah Haji Indonesia (PPIH) Embarkasi Aceh terus mempersiapkan menu makanan sesuai selera jamaah, bahkan ada yang dikhususkan untuk jamaah lanjut usia (lansia) yang diantar langsung ke kamar, tempat menginap sebelum terbang ke Arab Saudi.

PPIH juga akan berupaya menyajikan makanan ala “rumahan”, agar tetap diminati oleh jamaah Aceh, seperti ayam tangkap dan gulai ikan tumis Aceh jadi menu harian yang disajikan.

Dalam setiap musim haji, Kementerian Agama sudah mengeluarkan rekomendasi menu-menu yang akan disajikan kepada jamaah. Lalu oleh PPIH Embarkasi Aceh, kembali ditambahkan dengan menu-menu khas Aceh, agar sesuai dengan kondisi jamaah di Aceh.

Ketua PPIH Embarkasi Aceh Drs H Azhari MSi menjelaskan sebelum dimulai musim haji, sudah berkoordinasi dan menentukan menu-menu yang akan dimasak oleh pihak catering untuk jamaah haji.

“Menu kita kombinasikan antara menu nasional dan menu khas Aceh, agar sesuai dengan selera jamaah,” ujar Azhari sebelum dampingi Tenaga Ahli Menag Sabtu (24/5/2025) siang.

Saat tim media center PPIH Aceh mengunjungi dapur milik CV Arnoby Bersaudara di kawasan Kampung Mulia, Banda Aceh, selaku penyedia makanan untuk jamaah haji, tampak menu nasional dan menu khas Aceh dikombinasikan.

Owner CV Arnoby Bersaudara, Rizki Permana menyatakan setelah berkoordinasi dengan pihak Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK), mereka langsung memilih menu makanan yang akan disajikan.

Dia menjelaskan, dalam setiap kali makan, dipastikan ada menu tradisional dan menu nasional, seperti sarapan pagi akan diberikan ayam semur, telu dadar, capcai, kerupuk, dan buah.

Lalu makan siang, ada ikan gulai Aceh, daging rendang, sayur kuah bening, kerupuk, dan buah. Kemudian, makan malam, ada ayam tangkap goreng, sop sayur, tempe tahu, kerupuk, dan buah. Tak hanya itu, jamaah akan diberikan snack.

Rizki mengatakan, khusus untuk jamaah lansia, mereka juga menyediakan menu yang sama, hanya saja bahan yang berbeda. Misalnya untuk lansia menggunakan ayam fillet, daging cincang, dan nasi tim.

“Menunya sama terus tidak perlu diganti-ganti, karena jAmaahnya kan setiap hari terus berganti, masuk dan berangkat, jadi tidak ada yang makan dengan menu yang sama,” ujar Rizki.

Untuk sarapan pagi, sudah sediakan sejak pukul 07.00 WIB. Lalu makan siang pukul 12.30 WIB, dan makan malam setelah shalat Maghrib. Sedangkan makanan yang sudah siap disajikan akan selalu diperiksa oleh TIM BKK, guna memastikan keamanan dan kesehatannya.(Muh)