posaceh.com – Argentina kembali membuktikan sebagai tim juara bertahan yang memiliki mental bertanding yang kuat dan solid, ketika menyingkirkan Mesir dengan skor 3 – 2 dalam laga fase gugur 16 besar Piala Dunia 2026 di Atlanta Stadium, Selasa (7/7).
Siapapun tak akan menyangka, Mesir yang sudah unggul 2 – 0 di penghujung laga, akhirnya lunglai dan harus angkat koper dari persaingan kompetisi sepakbola piala dunia ini.
Drama yang sama kala Argentina menyingkirkan Tanjung Verde di 32 besar dengan skor juga 3 – 2, sehingga kemenangan Tim Tango pun menjadi sejarah, karena kuat bangkit, berhasil memanfaatkan celah dan menang di ujung waktu.
Tertinggal 2 – 0 di sisa 23 menit lagi pertandingan normal 2 x 45 menit, pasukan Lionel Scolani tetap kuat bermain dan konsisten menerapkan pola penyerangan yang selalu mengancam gawang Mesir.
Argentina yang terus mendominasi penguasaan bola dan penyerangan berhasil memanfaatkan celah renggang di sayap pertahanan Mesir, melalui Romero yang mencetak gol menit ke-79, sekaligus memperkecil kedudukan menjadi 1 – 2.
Gol itu makin membangkitkan semangat dan keyakinan tim berjuluk putih biru langit ini berjuang habis-habisan untuk menang, meski sisa laga hanya 11 menit lagi waktu normal.
Lionel Messi mampu menunjukkan senioritasnya yang mumpuni, berhasil mencetak gol lewat satu tendangan keras bola mental, sekitar dua meter di luar kotak penalti, menerobos gawang Mesir yang dikawal Shobir, menit ke 84. Skor pun menjadi imbang 2 – 2.
Kembali lewat skema serangan cepat, Enzo Fernandez yang berada dalam posisi bebas dan lepas dari pengawalan ketat di kotak penalti Mesir, mendapat bola operan silang dari Lautaro Martinez, langsung menyundul bola dan menerpa deras gawang Shobir. Skor pun terbalik menjadi 3 – 2 untuk kemenangan Argentina, menit ke 90+2.
Gol Enzo Fernandez di menit akhir tambahan waktu itupun menjadi mimpi buruk bagi pasukan Hossam Hassan, kandasnya impian Mesir di 16 besar ini.
Kemenangan Tim Tango 3 – 2 kembali menjadi sejarah, karena mampu bangkit dari ketertinggalan meski di penghujung waktu sekaligus mengingatkan drama yang sama ketika Argentina menyingkirkan Tanjung Verde di 32 besar dengan skor 3 – 2.
Sementara itu, Yasser Ibrahim yang mencetak gol pertama menit ke 15 dan Mostafa Zico memperbesar kemenangan Mesir 2 – 0 menit ke 67, sempat menjadi kejutan besar pada laga di Atlanta Stadium ini, meski akhirnya harus kalah dari gol telat Cristian Romero, Lionel Messi, dan Enzo Fernandez.
Argentina maju ke perempat final ditantang Swiss yang menang atas Kolombia 4 – 2 lewat adu penalti. (Sdm).
