Daerah

Antisipasi Kelangkaan dan Antrian, Polres Pidie Kerahkan Personel ke Sejumlah SPBU

1933
×

Antisipasi Kelangkaan dan Antrian, Polres Pidie Kerahkan Personel ke Sejumlah SPBU

Sebarkan artikel ini
Pulahan personil Polres Pidie lakukan patroli dan pantauan di sebuah SPBU Kota Sigli Kecamatan kota Sigli, Pidie, Sabtu (3/9/2022) sekitar pukul 14.30 WIB. FOTO/ HARMADI.

posaceh.com, Sigli – Kapolres Pidie AKBP Padli mengerahkan puluhan Personel Polres Pidie ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) akibat bahan bakar minyak naik, guna mengantisipasi kelangkaan dan antrian warga pengisian BBM didalam wilayah hukumnya, Sabtu (3/9/2022) sekitar pukul 14.30 WIB hingga menjelang petang.

Tim gabungan Polres Pidie dan Polisi Militer (PM) beserta Dinas perhubungan kabupaten Pidie mengawasi enam lokasi SPBU meliputi SPBU Kota Sigli, SPBU Blang Malu, SPBU Pulo Pisang, SPBU Bambi, SPBU Kemangan Beurenun, dan SPBU Gientong.

Pulahan personil Polres Pidie lakukan patroli dan pantauan di sebuah SPBU Gientong kecamatan Grong-grong kabupeten Pidie, Sabtu (3/9/2022) sekitar pukul 17. 00 WIb,
FOTO/ HARMADI.

Kapolres Pidie AKBP Padli melalui Kabag Ops Polres Pidie, AKP Hendra Gunawan Tanjong mengatakan, pantauan dan patroli di enam SPBU dalam wilayah hukum Polres Pidie, sebagai upaya antisipasi terkait kenaikan BBM agar masyarakat tidak mengalami kepanikan saat melakukan pengisian bahan bakar minyak (BBM).
“Selain mengantisipasi antrian yang panjang, juga dilaksanakan pengamanan agar tidak terjadi kejadian yang menonjol, sehingga pengisian BBM berjalan lancar,” kata AKP Hendra Gunawan Tanjong.

Kabag Ops Polres Pidie AKP Hendra Gunawan Tanjong menambahkan, Pemerintah sudah resmi menaikkan harga BBM Pertalite naik jadi Rp10.000 per Liter. hari ini, Sabtu (3/9/2022). Untuk mencegah hal yang tak diinginkan, polisi dari Polres Pidie memerintahkan pihak polisi mempertebal pengamanan di SPBU, yang berada di kawasan kabupaten Pidie.

“Sebelumnya Pertalite dengan harga Rp7.650 per liter, sedangkan Solar subsidi dari Rp5.150 per liter menjadi Rp6.800 per liter, Pertamax non subsidi dari Rp12.500 per liter menjadi Rp14.500 per liter,” sebut AKP Hendra Gunawan Tanjong

Sementara pemilik SPBU Gientong M.Amin mengucapkan terima kasih kepada Tim gabungan Polres Pidie dan PM beserta Dishub kabupaten Pidie, atas kedatangan mereka Masyrakat pengisian bahan bakar minyak BBM tidak mengalami kepanikan dan kaget dengan kenaikan BBM tersebut

“Alhamdulillah setalah ada pengunjungan dari pihak tim kepolisian Masyrakat tidak ada yang panik dan resah saat pengisian bahan bakar minyak (BBM). (Harmadi)