Parlementaria

Anggota DPRK Kasumi Sulaiman Apresiasi Disdikbud dan BNNK Banda Aceh

2005
×

Anggota DPRK Kasumi Sulaiman Apresiasi Disdikbud dan BNNK Banda Aceh

Sebarkan artikel ini
FOTO/ TEUKU AZHARI Kepala SMPN 6 Banda Aceh Syarifah Nargis SAg berfoto bersama Dra Hj Kasumi Sulaiman MM Anggota DPRK Banda Aceh komisi IV yang juga mantan kepala SMPN 6 dan Bukhari SPd juga mantan kepala SMPN 6 Kota Banda Aceh

posaceh.com, Banda Aceh – Pengukuhan Duta Narkoba SMPN 6 Kota Banda Aceh oleh Kepala BNNK Banda Aceh Hasnanda Putra dan gagasan untuk mengembalikan SMPN 6 Kota Banda Aceh sebagai Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional ( RSBI) Oleh kadis pendidikan dan Kebudayaan kota Banda Aceh Dr Saminan sangat di sambut baik oleh anggota DPRK Banda Aceh komisi IV membidangi Pendidikan, kesehatan, pemuda olahraga Dra H Kasumi Sulaiman MM.

Kepada media ini Bunda Mimi mengatakan bahwa apa yang dilakukan oleh pihak BNNK Banda Aceh hari ini yang mengukuhkan Duta Narkoba di SMPN 6 Kota Banda Aceh merupakan sebuah langkah terpuji dan maju dalam memerangi narkoba mulai dari siswa remaja.
” Kita tahu narkoba sudah darurat di Banda Aceh,untuk itu atas segala upaya preventif yang dilakukan pihak BNNK perlu kita beri apresiasi dan di dukung penuh,agar peredaran narkoba di Banda Aceh dapat di minimalisir,” terangnya.
Selain memberikan apresiasi kepada BNNK Banda Aceh, Bunda Mimi juga memberikan apresiasi kepada Pemko Banda Aceh di bawah kepemimpinan Walikota H Aminullah Usman dalam hal ini dinas pendidikan dan kebudayaan yang di pimpin oleh Dr Saminan atas gagasannya mengembalikan SMPN 6 Kota Banda Aceh sebagai RSBI.
“Saya sebagai mantan kepala SMPN 6 Kota Banda Aceh yang kini di percayakan sebagai anggota DPRK komisi IV membidangi pendidikan, memberikan apresiasi dan akan mendukung penuh gagasan tersebut agar terwujud segera,” terang Kasumi Sulaiman.

Untuk diketahui, Dra Hj Kasumi Sulaiman adalah mantan Kepala SMPN 6 dan 19 percontohan Kota Banda Aceh.
Semasa kepemimpinannya SMPN 6 masih menjadi RSBI, kini setelah pensiun dari guru ia mencoba keberuntungan di dunia politik dan mencalonkan diri sebagai caleg DPRK pada periode 2019-2024 dari Partai Golkar dapil Syiah Kuala-Ulee Kareng.
Ternyata Istri Alm H Syahbuddin AR ini dalam perjuangannya untuk pertama kali sebagai caleg berhasil meraih kursi di di DPRK Banda Aceh dengan suara sedikit dari seluruh Dewan kota yaitu 434 suara,dengan demikian bunda Mimi menjadi DPRK tertua sekaligus salah satu yang paling yunior di kursi legislatif.(Adv)