POSACEH.COM, BANDA ACEH – Dua anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh Muhammad Arifin dari Fraksi Demokrat dan Musriadi Aswad dari Fraksi PAN sangat mendukung Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman untuk kembali mengelar kegiatan zikir serta pengajian seperti selama ini dilakukan sebelum pandemi Covid-19.
“Tentunya kegiatan zikir dan pengajian yang digelar nanti harus dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat, Warga Banda Aceh sangat merindukan lantunan zikir kembali bergema di masjid dan meunasah,” ujar Muhammad Arifin, Anggota DPRK Banda Aceh, kepada Pos Aceh, di Banda Aceh, Sabtu (12/9/2020) sore.
Menurutnya, selain menggalakkan zikir, warga pada setiap shalat lima waktu di masjid-masjid juga melantunkan doa tolak bala agar terhindar dari segala macam bencana, musibah, malapetaka dan berbagai hal buruk lainnya. “Ini juga perlu mendapat perhatian dan dukungan pemerintah, agar semua masjid dan meunasah dalam shalat jamaah ada doa tolak bala,” pintanya.
Senada dengan M Arifin, Anggota DPRK lain, Musriadi menambahkan protokol kesehatan menjadi prioritas dengan memastikan seluruh jamaah memakai masker dan menjaga jarak. Wastafel dan sabun juga harus disediakan di lokasi zikir, ingat corona, ingat masker yang lebih penting adalah mengingat Allah SWT. “Dengan zikir dapat melembutkan hati dan meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT,” terangnya.
Musriadi, berharap Pengajian dan zikir gemilang bukan saja digelar dipendopo selama pandemi covid 19, akan tetapi di semua masjid dan meunasah dan tempat pengajian lainnya juga di Banda Aceh harus menggema lantunan zikir. “Dengan zikir juga selalu mengingat Allah SWT, kita terus berusaha dan berdoa agar kita terhindar dari musibah pandemi covid-19,” tutur Musriadi Aswad SPd MPd, yang juga Ketua Komisi I DPRK Banda Aceh.
Politisi PAN tersebut, Musriadi menambah dengan kembali dilaksanakan zikir, tentunya menjadi suatu sarana dan media untuk mengkampayekannya Perwal 51 Tahun 2020, berdoa bersama-sama, sebagai bagian dari ikhtiar kita kepada Allah SWT. “Semua ini agar dijauhi dari virus corona yang sangat berbahaya ini dan segala penyakit yang lain dari kota tercinta dan warga juga selalu patuhi protokol kesehatan dengan memakai masker, sering mencuci tangan, jaga jarak dan hindari keramaian,” demikian Musriadi.
Sebagai mana diberitakan sebelumnya, Wali Kota Banda Aceh, H Aminullah Usman SE Ak MM meminta Majelis Pengajian Gemilang (MPG) untuk kembali menggelar kegiatan zikir dan pengajian seperti selama ini dilakukan sebelum pandemi Covid-19.
Dimana Kegiatan zikir dan pengajian yang digelar nanti harus dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat,” kata Aminullah ketika menyampaikan kepada MPG, Jumat (11/9/2020) di Pendopo Wali Kota.
“Kita semua merindukan lantunan zikir kembali bergema di kota ini. Saya minta MPG bisa menyelenggarakan kembali seperti biasa. Tapi harus dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat. Jumlah jamaah dibatasi dulu,” kata Wali Kota.
Ia mengatakan, MPG harus bisa bisa memastikan seluruh jamaah memakai masker dan menjaga jarak. Wastafel dan sabun untuk mencuci tangan juga harus disediakan di lokasi zikir.
Secara terpisah, Ketua MPG, Ustaz Jumaris S Ag menyampaikan rasa rasa salutnya kepada Wali Kota yang selalu memberi perhatian terhadap bidang Agama, terutama kegiatan zikir ini yang sudah menjadi kegiatan yang paling dinanti-nanti oleh Jamaah.
“Seluruh Pengurus MPG, insyaAllah siap untuk segera menyelenggarakan kembali kegiatan zikir gemilang sebagaimana yang di minta oleh Pak Wali, ” kata Ustaz Jumaris. (MarDG/*)
