Olahraga

Andi Juara Catur Cepat Komunal Kupi

634
×

Andi Juara Catur Cepat Komunal Kupi

Sebarkan artikel ini
Juara 1,2,3 dan 4 catur cepat Komunal Kupi, mulai dua dari kiri Andi Afrizal, Ridwan, Fadhil M dan M Roja foto bersama ketua panitia, Furqan (paling kiri) dan owner Komunal Kupi (paling kanan) usai penyerahan hadiah. Foto : Sudirman Mansyur.

posaceh.com, Banda Aceh – Pecatur dari Lambaro, Aceh Besar, Andi Afrizal juara turnamen catur pemula atau non atlet, Komunal Kupi

Andi tampil sebagai juara, setelah di final yang digelar di Komunal Kupi, Lambaro Skep, Banda Aceh, Minggu (18/5) malam, mengalahkan Ridwan dari Gampong Mulia.

Laga final catur cepat 10 menit, Andi versus Ridwan cukup seru. Sesion pertama, Andi yang memainkan buah hitam memenangkan pertandingan, sehingga unggul dengan skor 1 – 0.

Pada sesion kedua, Ridwan yang mengendalikan buah hitam bermain cemerlang berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1 – 1.

Laga kedua pemain itu dilanjutkan dengan partai penentuan. Sesuai tos, Ridwan memainkan buah putih, Andi buah hitam.

Di partai penentuan ini, kedua pecatur bertarung ketat dan seru, sehingga mengundang perhatian banyak penonton yang memadati Komunal Kupi.

Pada pertandingan penentuan catur cepat 10 menit ini, Ridwan sempat unggul memiliki dua perwira menteri dan posisi, memiliki waktu 2 menit.

Sedangkan rivalnya, Andi satu menteri, waktu 4 menit. sama-sama memiliki tiga bidak di lajur f, g, h. Namun dalam laga di krisis waktu ini, Ridwan lebih lama berpikir dari lawannya, sehingga kalah waktu.

Dengan kemenangan itu Andi tampil sebagai juara, dan Ridwan harus puas sebagai runner-up. Andi maju ke final setelah di semi final menang atas M Roja dan Ridwan mengalahkan Fadhil Maulana.

Sementara peringkat ketiga diraih Fadhil Maulana dan posisi ke empat ditempati M Roja. Juara 1, 2, 3 dan 4 mendapat hadiah uang tunai dan piagam yang diserahkan langsung Owner Komunal Kupi.

Turnamen yang berlebel Lomba Catur Terbuka Pemula Komunal Kupi ini mempertandingkan catur cepat 10 menit sudden death atau sistim gugur, dengan memainkan buah putih dan hitam setiap ronde pertandingan. Diikuti 24 pecatur dari Banda Aceh dan Aceh Besar.

Ketua Panitia Pelaksana, Furqan mengatakan senang mengadakan turnamen catur, karena peminat dan penggemar olahraga pikir ini bisa menyalurkan hobi bermain dan bertanding.

“Untuk permulaan ini kita mengadakan turnamen terbuka pemula dengan pertandingan sistim gugur,” ujar Furqan yang juga pengelola Komunal Kupi ini. (Sudirman Mansyur).