posaceh.com, Palembang — Pengurus Asosiasi Media Konvergensi Indonesia Sumatera Selatan (AMKI Sumsel) melakukan audiensi dengan Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan guna membangun kolaborasi dalam menghadapi pesatnya perkembangan era digital sekaligus mendorong masyarakat yang cerdas dan bijak dalam bermedia, di Gedung DPRD Sumsel, Selasa (5/5/2026).
Pada kesempatan itu, Ketua AMKI Sumsel, Dede Umar menyampaikan, laju perkembangan teknologi informasi menuntut peran aktif media dalam memberikan edukasi kepada publik, khususnya dalam memilah informasi yang benar di tengah maraknya hoaks.
“AMKI hadir sebagai wadah media konvergensi yang memiliki tanggung jawab dalam mendukung literasi digital. Kami berharap sinergi dengan DPRD Sumsel dapat memperkuat upaya mencerdaskan masyarakat, khususnya dalam memilah informasi yang benar dan menangkal hoaks,” ujarnya.
Ia menyatakan, kolaborasi tersebut juga penting untuk membangun ekosistem media yang sehat, profesional, serta berorientasi pada kepentingan publik. Selain itu, audiensi tersebut turut dimanfaatkan untuk menyampaikan rencana pelantikan pengurus AMKI Sumsel yang dijadwalkan berlangsung pada pekan ketiga Mei mendatang.
Sementara itu, Ketua DPRD Sumatera Selatan, Andie Dinialdie, menyambut baik inisiatif AMKI Sumsel dan mengapresiasi langkah organisasi tersebut dalam mendorong literasi digital di tengah masyarakat.
Menurutnya, tantangan di era digital tidak hanya berkaitan dengan kemajuan teknologi, tetapi juga menyangkut kemampuan masyarakat dalam menggunakan teknologi secara bijak.
“Peran media sangat strategis dalam membentuk pola pikir masyarakat. Kami mendukung penuh langkah AMKI Sumsel dalam memberikan edukasi digital yang positif dan konstruktif,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa DPRD Sumsel terbuka untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk organisasi media, dalam menciptakan masyarakat yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi digital.
“Kita tentunya siap berkolaborasi dengan semuanya, termasuk media, untuk mendorong masyarakat yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab dalam bermedia digital,” pungkasnya.(Why/*)











