posaceh.com, Banda Aceh – Pesta Demokrasi Pemilihan Keuchik Serentak Secara Langsung (Pilchiksung), tahap pertama telah di mulai di Kota Banda Aceh. Untuk memastikan berjalan lancar, Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman pun, melakukan peninjauan di beberapa titik lokasi pelaksanaan Pilchiksung tersebut.
Aminullah Usman mengawali kunjungannya dengan menyambangi Gampong Kopelma Darussalam, Minggu (14/11/2021). Wali Kota di dampingi oleh Asisten I Pemko Banda Aceh Faisal, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kota Banda Aceh Said Fauzan, Kepala Dinas Kesehatan Kota Lukman, Kepala BPBD Kota Banda Aceh Rizal Abdillah, Kepala Kesbanglinmas Kota Bahtiar, Kepala Satpol PP dan WH Kota Ardiansyah, serta Kabag Tapem Kota Fahmi, Kadis BPMG Kota Dwi Putrasyah, dan sejumlah penjabat lainnya.
Tiba di lokasi, Wali Kota terlihat berbaur dengan masyarakat, Ia juga sempat berbincang dengan para kandidat keuchik, sembari menyemangati dan memberikan dukungan agar para calon keuchik optimis menang.
Dalam kesempatan yang baik itu, Wali Kota mengatakan, euforia masyarakat dalam Pilchiksung saat ini berlangsung sangat meriah. Dimana masyarakat, dengan antusisnya datang untuk memberikan dukungan kepada calon keuchik yang mereka pilih.
“Saya sudah memantau dari mulai Kopelma Darussalam dan sekarang di Pago Raya, Alhamdulillah antusias masyarakat sangat luar biasa,” ungkap Walikota.
Menurutnya, kenyataan ini merupakan satu hal yang menggembirakan, artinya masyarakat sudah semakin dewasa dalam menyikapi dan memahami makna demokrasi, serta mengerti akan pentingnya melakukan pemilihan, baik di tingkat Keuchik, Wali Kota, Gubernur dan Legislatif.
“Masyarakat sudah tau, dan sudah memahami bahwa pentingnya untuk memberikan suara dalam pemilihan keuchik,” katanya.
Hal yang tidak kalah menarik lainnya dalam pergelaran Pilchiksung ini adalah meningkatnya partisipasi pemilih, rata-rata hampir mendekati angka 90% kehadiran pemilih yang datang untuk memberikan suaranya di Tempat Pemungutan Suara (TPS).
“Tadi pagi, di Pago Raya, dari daftar pemilih 1.500, yang sudah memilih berjumlah 800 orang, begitupun di Darussalam dari 2.200 pemilih, lebih setengahnya sudah melakukan pemilihan. Jadi partisipasi masyarakat sudah sangat luar biasa,” sebut Aminullah.
Sebab itu, Aminullah pun mengapresiasi seluruh panitia pelaksana dan semua masyarakat Kota Banda Aceh yang telah mendukung program pemerintah dalam pelaksanaan Pilchiksung. Aminullah juga mensyukuri karena pemilihan tersebut berjalan dengan lancar.
“Saya mengapresiasi semua pihak yang telah berpartisipasi dalam Pilchiksung ini. Ada 24 gampong memilih secara langsung, sampai saat ini belum ada yang kita dengar ada hal-hal yang terjadi di lapangan. Semua di jalankan dengan baik,” tuturnya.
Lanjut Aminullah, mulanya untuk Gelombang pertama, ada 25 Gampong yang akan melakukan Pilchiksung. Namun satu calon keuchik Gampong Lampaseh Kota meninggal dunia, sehingga pemilihan di Gampong tersebut harus ditunda.
“Secara aturannya harus ada tambahan, namun mengingat masalah administrasi, masalah persiapan yang tak mungkin lagi kita siapkan, maka kita tunda untuk pemilihan di gelombang berikutnya,” demikian jelas mantan Dirut Bank Aceh.
Dirjen Pemdes Apresiasi
Pelaksanaan pemilihan Kepala Desa (Pilkades) atau Pilchiksung serentak hari ini (14/7/2021) dilaksanakan di dua kota yaitu Banda Aceh dan Prabumulih. Pilchiksung ini dipantau langsung oleh Dirjen Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri (Pemdes Kemendagri) Yusharto Huntoyungo melalui zoom meeting.
Dalam laporannya, Dirjen Pemdes Kemendagri menyampaikan bahwa pelaksanaan pilkades atau pilchiksung ini sempat tertunda dikarenakan adanya virus corona varian baru di Indonesia.

FOTO/ PROKOPIM PEMKO BANDA ACEH
“Kita sempat melakukan penundaan sampai 8 Oktober 2021. Tersisa 80 daerah yang akan melakukan pilkades sampai Desember 2021,” jelasnya, Minggu (14/11/21).
Dalam zoom meeting tersebut, turut hadir Forkopimda Kota Banda Aceh dan juga Prabumulih.
Pilchiksung ini berlangsung sebagaimana Permendagri Nomor 72 tahun 2020 tentang pemilihan kepala desa. Dalam rangka menyukseskan pilchiksung, Kota Banda Aceh, telah mengeluarkan Perwal nomor 45 tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan protokol kesehatan.

FOTO/ MC BANDA ACEH
“Di lapangan kami tetap memberlakukan prokes karena kita komit untuk menjaga level satu di Kota Banda Aceh,” jelas Sekdako Amiruddin.
Kata Sekdako, ada sebanyak 24 gampong dari 9 kecamatan yang mengikuti pilchiksung serentak. Sebanyak kurang lebih 4582 DPT dengan 92 TPS.
“Di masing-masing TPS tidak lebih dari 500 DPT, dan ini juga sebagai arahan dari pak Dirjen,” terangnya.
Dirjen Pemdes Kemendagri juga mengapresiasi Pemko Banda Aceh terkait penggunaan digitalisasi dalam penginputan pilchiksung. Hal ini dikarenakan Pemko Banda Aceh memiliki aplikasi yang dibuat khusus untuk menginput data hasil pilchiksung. Pada kesempatan tersebut, Pemko Banda Aceh melalui Diskominfotik melaporkan langsung di TKP.(MarDG/Sudirman Mansyur/Rel)











