Olahraga

Alarm Bahaya Ruben Amorim: AC Milan Catat Statistik Memprihatinkan Setelah Dilibas Benfica, Antonio Conte Ikut Menonton dari Tribune

20
×

Alarm Bahaya Ruben Amorim: AC Milan Catat Statistik Memprihatinkan Setelah Dilibas Benfica, Antonio Conte Ikut Menonton dari Tribune

Sebarkan artikel ini
Reaksi para pemain AC Milan setelah pertandingan Liga Europa melawan Benfica di Stadion San Siro, Milan, Kamis (17/9/2026) dini hari WIB. FOTO/AFP

posaceh.com, San Siro – Posisi Ruben Amorim sebagai pelatih AC Milan kembali menjadi sorotan.

Kekalahan dari Benfica di Liga Europa menambah tekanan, terlebih ada sejumlah statistik yang menunjukkan persoalan Rossoneri di bawah asuhan pelatih asal Portugal tersebut.

AC Milan menjamu Benfica pada matchday pertama fase liga Liga Europa 2026/2027 di Stadion San Siro, Kamis (17/9/2026) dini hari WIB. Hasilnya, Rossoneri tumbang dengan skor 0-2.

Rossoneri mendapat siulan dari suporter saat turun minum dalam kondisi tertinggal 0-1. Dodi Lukebakio menjadi pencetak gol Benfica sekaligus membuat tekanan terhadap Amorim semakin terasa.

Situasi tersebut menjadi lebih menarik karena Antonio Conte terlihat berada di tribune San Siro untuk menyaksikan pertandingan.

Kehadiran Conte tentu menarik perhatian. Pelatih asal Italia tersebut saat ini berstatus tanpa klub setelah meninggalkan Napoli pada musim panas 2026.

Nama Conte sebelumnya sempat dikaitkan dengan AC Milan dalam beberapa bulan terakhir.

Situasi itu kembali mencuat setelah sang pelatih terlihat menyaksikan langsung perjuangan Rossoneri menghadapi Benfica.

Conte memang memiliki sejarah dengan rival-rival Milan. Ia pernah menangani Juventus dan Inter Milan.

Namun, namanya juga sempat dikaitkan dengan kemungkinan kembali ke Juventus maupun Manchester United.

Seperti dikutip dari Football Italia, Kamis (19/9/2026), statistik AC Milan di bawah Amorim juga mulai mengkhawatirkan.

Rossoneri tercatat tidak pernah mencetak gol pada babak pertama dalam lima pertandingan sejak Amorim mengambil alih tim.

Amorim memang beberapa kali mendapatkan pujian karena mampu mengubah permainan melalui pergantian pemain setelah jeda.

Namun, statistik tersebut sekaligus memunculkan pertanyaan apakah ia sudah menemukan komposisi starting XI terbaik.

AC Milan terlihat kesulitan tampil tajam sejak awal pertandingan. Mereka justru kerap menunjukkan respons lebih baik setelah memasuki babak kedua.

Ada pula statistik unik dari empat pertandingan pertama AC Milan di Serie A. Hampir seluruh gol Rossoneri tercipta dalam rentang waktu hanya lima menit, yakni antara menit ke-64 hingga ke-69.

Satu-satunya gol yang tidak masuk dalam periode tersebut bahkan bukan dicetak pemain AC Milan. Gol itu merupakan bunuh diri bek Venezia, Redouane Halhal, pada menit ke-89.

Kondisi tersebut menjadi pekerjaan rumah besar bagi Amorim. AC Milan membutuhkan performa yang lebih konsisten sejak menit awal jika ingin keluar dari tekanan.

Apalagi, kekalahan dari Benfica di San Siro membuat sorotan terhadap sang pelatih semakin besar, sementara kehadiran Conte di tribun membuat situasi di Milan kian menarik perhatian.(Muh/*)