Daerah

Akibat Hujan Landa Galus: 50 Rumah Warga Lempuh Terendam Banjir

2156
Akibat hujan melanda Gayo Lues 50 rumah warga Desa Lempuh Kecamatan Blangkejeren Galus terendam banjir, Sabtu (14/5)2022) kemaren. FOTO/KAMAL GAYO

 

posaceh.com, Blangkejeren – Wilayah Gayo Lues kembali di guyur hujan hingga dua jam lamanya, akibat hujan tersebut sedikitnya 50 rumah warga Desa Lempuh Kecamatan Blangkejeren Gayo Lues terendam banjir.

Ketinggian air mencapai 1,5 Meter. Diketahui hujan deras mengguyur kabupaten Gayo Lues ini sejak Sabtu (14/5/2022) sore sekitar pukul 17.30 WIB.
“Sekitar pukul 16:30 sore, sempat hujan dulu baru naik banjir,” kata Pengulu Desa Lempuh Ali Akbar Kepada Wartawan, Minggu (15/5/2022).

Warga Desa Lempuh bergotong royong mengorek Paret agar laju air kembali lancar, Minggu (15/5/2022). FOTO/KAMAL GAYO

Selain karena curah hujan, Ali Akbar menyebut banjir disebabkan terjadinya pendangkalan dan penyempitan dari Kuala Air Tipis yang mengarah ke Air Lokot Desa Lempuh Kecamatan Blangkejeren Gayo Lues.

Pengulu Desa Lempuh Ali Akbar didampingi tokoh pemuda usai gotong royong membersihkan drenase, Minggu (15/5/2022). FOTO/ KAMAL GAYO

“Banjirnya Desa Lempun akibat tidak terpeliharanya Irigasi Aih sejuk,maka airnya tumpah ke Alur Tupis karena jebol mengakibatkan airnya berselemak ke Air Lokot sehingga debit air tidak bisa menampung laju air sehingga 50 rumah warga Desa Lempuh terendam banjir,” jelas Ali Akbar lagi.

Sarana Ibadah ikut terendam banjir,Minggu (15/5/2022). FOTO/ KAMAL GAYO

Sementara Tokoh Pemuda Lempuh Acir (34) mengatakan akibat terendamnya 50 rumah warga Desa Lempuh akibat jalur sungai/paret menyempit mau minta bagaimana caranya bisa dikeruk,supaya air lancar. Karena jalurnya air menyempit tidak bisa menampung lajunya air ke arah air Lokot. Disamping itu,banjir juga merendam sarana ibadah seperti Masjid.
“Yang terdampak disini sebagian besar permukiman masyarakat Desa Lempuh dan sarana Ibadah,” pungkas Acir.

Pantauan Wartawan,banjir turut menggenangi permukaan jalan Nasional Blangkejeren – Kutacane – Medan sehingga para pengendara terlihat sangat berhati – hati saat melewati genangan banjir. (KG)

Exit mobile version