Internasional

Akhirnya, Kapal-kapal Tanker Minyak Iran Melenggang Tanpa Blokade AS

21
×

Akhirnya, Kapal-kapal Tanker Minyak Iran Melenggang Tanpa Blokade AS

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Selat Hormuz. FOTO/ Reuters

posaceh.com, Jakarta – Kapal-kapal tanker minyak Iran akhirnya telah keluar dari zona blokade di perairan Teluk yang diblokade Angkatan Laut Amerika Serikat.

Demikian menurut situs web TankerTrackers pada hari Rabu (17/6), menyebutnya sebagai “ekspor minyak mentah pertama negara itu dalam dua bulan”.

“Setidaknya dua kapal tanker super VLCC milik National Iranian Tanker Company (NITC) bernama DIONA (9569695) dan HERO2 (9362073) telah keluar dari perimeter blokade Angkatan Laut AS dengan membawa total 3,8 juta barel minyak mentah Iran,” kata TankerTrackers dalam sebuah unggahan di media sosial X, mengutip data pelacakan digital yang dikuatkan oleh citra satelit, seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (17/6/2026).

Situs yang memantau pengiriman dan penyimpanan minyak tersebut, kemudian menambahkan bahwa kapal tanker NITC ketiga telah “keluar dari garis blokade dengan 1 juta barel minyak mentah Iran”.

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump memastikan kesepakatan damai Amerika Serikat dan Iran sudah ditandatangani. Ia menegaskan Selat Hormuz akan segera terbuka sepenuhnya Jumat (19/6) ini.

Dilansir Aljazeera, Selasa (16/6/2026), Trump menyampaikan pernyataannya itu di Evian-Les-Bains, Prancis. Ia bicara di depan Presiden Prancis Emmanuel Macron.

“Kesepakatan dengan Teheran sudah ditandatangani,” kata Trump.

Namun demikian, Trump tidak menjelaskan apakah Iran juga menandatangani dokumen tersebut.

“Kesepakatan sudah ditandatangani, dan Selat sudah sebagian dibuka,” imbuh Trump.

Trump memastikan Selat Hormuz akan terbuka penuh akhir pekan ini. “Jalur air tersebut akan sepenuhnya dibuka pada hari Jumat,” tutur Trump.

Seperti diketahui, kesepakatan damai AS dan Iran pertama kali diumumkan oleh Perdana Menteri (PM) Pakistan Shehbaz Sharif pada Senin (15/6/2026). Sharif mengatakan bahwa Washington dan Teheran sepakat menyatakan penghentian “segera dan permanen” untuk pertempuran di semua front, termasuk Lebanon.

Trump kemudian mengonfirmasi kesepakatan damai itu dalam pernyataan terpisah via media sosial Truth Social. Dia mengumumkan bahwa Selat Hormuz kembali dibuka dan blokade laut AS dicabut.

“Kesepakatan dengan Republik Islam Iran kini telah selesai. Selamat kepada semua pihak!” kata Trump dalam pernyataannya.

Trump juga mengisyaratkan dimulainya kembali lalu lintas maritim dan pengiriman energi melalui jalur perairan strategis tersebut, dengan menyatakan: “Kapal-kapal di dunia, nyalakan mesin Anda. Biarkan minyak mengalir!”

Konflik Iran dan AS meletus pada akhir Februari, dengan serangan AS-Israel terhadap Iran, yang kemudian membalas dengan serangan terhadap Israel dan sekutu AS di kawasan tersebut.(Muh/*)