Daerah

Air Hangat Pagi Hari Dipercaya Lancarkan Pencernaan

29
Illustrasi segelas Air Hangat diatas Meja.FOTO/pexels

posaceh.com, Takengon – Minum segelas air hangat di pagi hari kini ramai dibicarakan di media sosial. Kebiasaan ini disebut dapat melancarkan buang air besar dan membuat perut terasa lebih ringan.

Tren ini bagian dari “rahasia umur panjang ala Tiongkok” yang sedang viral. Padahal, di negeri asalnya kebiasaan ini sudah lama dikenal. Bagi banyak orang di Asia Timur, minum air hangat hanyalah kebiasaan sehari-hari.

Kebiasaan itu berakar dari pengobatan tradisional Tiongkok. Dalam ajaran tersebut, minuman dingin dipercaya mengganggu pencernaan. Air hangat dianggap membantu pencernaan bekerja lebih baik.

“Kami sebenarnya tidak menyukai apa pun yang dingin untuk tubuh karena kami menganggap hal itu mengganggu ‘api pencernaan’ kami,” tutur Zoey Xinyi Gong, RD, pengajar pengobatan tradisional Tiongkok (TCM).

“Hal itu merusak pencernaan dalam jangka panjang, dapat menyebabkan berbagai jenis penumpukan atau kemandekan, dan sebenarnya membuat Anda mudah menambah berat badan, mengalami gangguan pencernaan, serta kembung. Semua itu gejala yang sangat umum sekarang ini,” tutur Zoey Xinyi Gong, RD, dari Cina, dikutip dari Self (5/2/2026).

Tradisi serupa juga ada di India. Dalam pengobatan Ayurveda, ada ritual minum air hangat kuku atau suhu ruang pada pagi hari saat perut kosong. Jadi, kebiasaan ini tidak hanya milik satu budaya.

Lalu, apa kata sains? Belum ada penelitian khusus yang membuktikan manfaat air hangat di pagi hari. Namun, logikanya dinilai masuk akal.

“Menurut saya, sebenarnya tidak ada jawaban langsung atau jawaban yang jelas. Belum ada penelitian yang secara khusus membahas topik ini, sehingga “sebenarnya tidak ada bukti ilmiah yang konkret di baliknya,” tambah Gong.

Pertama, air melunakkan tinja sehingga lebih mudah keluar. Karena itu, kekurangan cairan menjadi faktor risiko sembelit. Kedua, panas membuat otot lebih rileks sehingga dorongan buang air besar lebih lancar.

Asupan cairan juga “membangunkan” sistem pencernaan setelah lama diam saat tidur. Gerak usus pun meningkat, sehingga sisa makanan dari hari sebelumnya lebih mudah terdorong keluar. Kebiasaan ini baik sebagai awal hari, seperti peregangan ringan.

Agar nyaman, pastikan air tidak terlalu panas. Suhu yang sedikit lebih hangat dari hangat kuku sudah cukup agar lidah dan tenggorokan tidak terbakar. Anda bisa menambahkan irisan lemon atau rempah, atau buah seperti goji dan kurma merah.

Kebiasaan ini tidak harus berhenti di pagi hari. Pengobatan tradisional Tiongkok menganjurkan minum hangat sepanjang hari.

Namun, ini tradisi budaya dan belum tentu wajib dilakukan semua orang.

Hati-hati dengan informasi di media sosial. Pilih sumber terpercaya, dan bedakan ajaran pengobatan tradisional yang sebenarnya dari sekadar tren. Air hangat bukan obat sembelit kronis.

Jika sembelit berlangsung lama, disertai nyeri perut, atau ada darah pada tinja, periksakan ke dokter.(Muh/*)

Exit mobile version