Olahraga

Aceh Besar Juara Umum Pra PORA Renang

2890
×

Aceh Besar Juara Umum Pra PORA Renang

Sebarkan artikel ini
Tim renang Aceh Besar melakukan selebrasi usai menjadi juara umum Pra PORA III Cabor Renang, di Kolam Renang Yonif 112/DJ Raider, Japakeh, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar Minggu (27/11/2021). FOTO/ ABDUL MUIZ

posaceh.com, Banda Aceh – Tim Aceh Besar kembali mendominasi cabang renang setelah mereka merajai dan tampil sebagai juara umum Prakualifikasi Pekan Olahraga Aceh (Pra-PORA) III yang digelar di Kolam Renang Yonif 112/DJ Raider Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar mulai Sabtu dan Minggu (26-27/11/2021).

Kepastian Aceh Besar sebagai juara umum usai menyabet 22 medali emas, empat perak, dan tiga perunggu. Kecuali itu, sebanyak 37 atlet mereka dipastikan lolos ke pentas PORA XIV 2022 di Kabupaten Pidie.

Ketua Technical Delegate, Ifwandi SPd MPd, dalam rekap perolehan medali Pra PORA III Cabang Renang menyebut dari 13 kabupaten/ kota yang ikut Pra PORA, Aceh Besar juara umum dan diikuti Abdya diposisi kedua dengan lima emas, 12 perak dan lima perunggu, posisi tiga Kota Banda Aceh dua emas, delapan perak dan sembilan perunggu.

Tim renang Aceh Besar foto bersama menjadi juara umum Pra PORA III Cabor Renang, di Kolam Renang Yonif 112/DJ Raider, Japakeh, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar Minggu (27/11/2021).
FOTO/ ABDUL MUIZ

Sedangakan posisi empat, lima dan enam masing-masing Lhokseumawe dua emas, dan satu perunggu, Aceh Tengah satu emas, empat perak dan empat perunggu, serta Aceh Tamiang satu emas, satu perak dan empat perunggu. “Ada tujuh daerah yakni Langsa, Aceh Jaya, Aceh Singkil, Simeulue, Bener Meriah, Sabang dan Aceh Tenggara tanpa medali emas dan mereka hanya mendapat mendali perak serta perunggu,” sebut Ifwandi yang juga dosen FKIP Unsyiah itu.

Ketua Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Kabupaten Aceh Besar, Zainal Abidin kepada posaceh.com, mengatakan, Aceh Besar berhasil menjuarai Pra PORA III cabang renang, dimana hampir semua nonor Aceh Besar meraih medali. “Alhamdulillah semua atlet yang berlaga di Pra PORA lolos ke PORA Pidie dan kita berhasil meraih medali emas hampir disemua nonor yang dilombakan,” katanya.

Selanjutnya, Zainal Abidin atau yang akrab disapa Akang Zainal menuturkan, setelah gelaran Pra PORA, atlet renang Aceh Besar dipastikan kembali menjalani pemusatan latihan untuk memperbaiki catatan waktu yang masih kurang maksimal. “Meskipun hampir semua nomor lomba kita juarai, setelah ini kami akan lakukan evaluasi dan pemusatan latihan kembali untuk memperbaiki catatan waktu yang kurang,” tuturnya.
Ia berharap, semua atlet menjaga kondisi dan terus berlatih, meskipun PORA masih digelar tahun depan. “Kita minta atlet menjaga kondisi dan terus berlatih, selain itu juga kita mengharapkan Pemerintah memberikan pembinaan atlet, karena renang merupakan cabor penyumbang emas terbanyak di PORA,” pintanya.

Sebagai ketua PRSI Aceh Besar, Zainal juga memiliki harapan yang sama dengan ketua PRSI Kabupaten/Kota lainnya, Pemerintah Aceh dan KONI Aceh harus mulai memikirkan adanya fasilitas kolam renang yang standar, agar dapat dilakukan pembinaan atlet yang maksimal, dan Aceh memiliki atlet renang yang bisa meraih prestasi di event nasional. “Selama ini kita tidak memiliki kolam renang yang standar, ini menjadi kendala dalam pembinaan atlet,” teranganya.

Ketua Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Aceh Besar, Zainal Abidin
FOTO/ ABDUL MUIZ

Menurutnya, minimnya fasilitas ini juga penyebab kurangnya prestasi renang dan minimnya bibit unggul di cabang olahraga air. “Renang ini sudah menjadi olahraga yang bergengsi, jadi jika tanpa fasilitas yang memadai, kita akan kewalahan sendiri untuk mencetak atlet yang berprestasi, dan juga menghabiskan anggaran besar untuk melakukan pemusatan latihan di luar daerah, jadi sudah sebaiknya Pemerintah Aceh dan daerah memikirkan hal ini,” ujarnya.

Sementara itu, pelatih renang Kabupaten Aceh Besar, Abdul Hakim, MPd, mengatakan, setelah selesai Pra PORA ini ada waktu persiapan kurang lebih 10 bulan, waktu tersebut akan kita maksimalkan untuk memperbaiki catatan waktu yang kurang menuju PORA tahun depan. “Ada waktu kurang lebih 10 bulan yang kita miliki, nah pada masa 10 bulan ini kita akan lakukan persiapan untuk menambah pundi-pundi emas seperti yang ditargetkan KONI Aceh Besar,” jelas Braim sapaan akrab pelatih renang Aceh Besar ini.

Terkait perolehan medali saat ini, Abdul Hakim di PORA mendatang, ia akan membagi atlet di setiap kelas yang dilombakan, agar mendongkrak perolehan emas di PORA nanti. “Kita akan menyebar atlet ke setiap kelas yang akan kita ikuti, agar setiap atlet dapat meraih tiga emas sesuai aturan KONI Aceh, dengan demikian perolehan medali akan bertambah banyak, untuk Pra Pora kita tidak menyebar atlet, kita targetkan menang dan lolos dan Alhamdulillah berhasil,” pungkas Baim optimis.

Sebagaimana diketahui, Pra PORA cabang olahraga renang dibuka Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh, H Muzakir Manaf yang diwakili Wakil Ketua Umum III Bidang Litbang KONI Aceh, HT Rayuan Sukma, Sabtu (12/11/2021). Pra PORA cabor renang yang berlangsung Sabtu dan Minggu (27-28/11/2021) diikuti 96 terdiri dari putra 62 atlet dan putri 34 atlet dari 13 kabupaten/kota.

Sementara itu, secara terpisah Ketua KONI Aceh Besar, Muhibuddin Ibrahim menyambut gembira atas keberhasilan Cabor renang yang sukses menjadi juara umum Pra PORA. “Dengan hasil ini, Insya Allah Aceh Besar membuka peluang besar untuk kembali mempertahankan gelar juara umum renang di PORA 2022 mendatang,” pungkas Muhibuddin “Ucok”.(Muiz/MarDG)